MANCHESTER – Frank Lampard mengaku kehilangan kata-kata saat menjebol gawang Chelsea yang menyelamatkan Manchester City dari kekalahan. Skor akhir pun berakhir 1-1 pada laga di Etihad Stadium, dini hari tadi WIB.

Setelah mengabdi hampir 13 tahun di The Roman Empire, Lampard memutuskan untuk hengkang dari Stamford Bridge dan bergabung dengan klub Major League Soccer (MLS), New York Red Bulls. Namun, ia dipinjamkan ke Manchester City hingga bulan Januari 2015.

Adapun dalam reuni dengan John Terry dkk di Etihad Stadium, Lampard keluar bak pahlawan bagi City berkat gol penyeimbangnya. Di sisi lain, pemain berusia 36 tahun itu juga berada di situasi sulit karena mencetak gol ke gawang klub yang membesarkan namanya.

“Itu benar-benar situasi yang sulit. Saya akan tidak profesional jika tidak bermain dan melaksanakan tugas. Saya mencoba untuk masuk ke kotak (penalti), itu adalah bola yang bagus dari Milly (James Milner). Saya memiliki 13 tahun yang luar biasa bersama fans Chelsea. Jelas, saya sangat senang tim yang saya bela meraih hasil imbang. Jadi, sulit bagi saya untuk menjawab,” kata Lampard. kepada Sky Sports, Senin (22/9/2014).

“Saya kehilangan kata-kata. Saya tidak menduga bermain dan mencetak gol seperti itu. Saya masuk dan fans Chelsea bernyanyi, itu sungguh emosional. Kemudian saya bermain melawan klub yang selama ini mengasuh saya dengan baik. Jadi, saya benar-benar terjebak di tengah,” lanjutnya.