Penampilan oke Simone Zaza bersama timnas Italia membuatnya mulai dibanding-bandingkan dengan Mario Balotelli. Meski demikian ia tak suka sebab menganggap dirinya belum pantas disejajarkan dengan Balotelli.



Zaza dipanggil Antonio Conte ke skuat Gli Azzurri untuk laga persahabatan kontra Belanda dan kualifikasi Piala Eropa 2016 kontra Norwegia. Dipanggilnya Zaza sudah membuat Balotelli sementara tersingkir.

Zaza sendiri memang sejak musim lalu sudah mencuat namanya setelah tampil oke bersama Sassuolo dan pemanggilan ke timnas oleh Conte dirasa pantas, mengingat Balotelli juga tak dalam performa terbaiknya baik di klub maupun timnas.

Maka wajar jika Balotelli sudah diwanti-wanti untuk tampil bagus bersama Liverpool jika tempatnya tak ingin digusur Zaza.

Balotelli sendiri sudah 33 kali bermain untuk timnas Italia dan mencetak 13 gol, dengan penampilan terbaiknya saat membawa negaranya lolos ke final Piala Eropa 2012 sebelum dikalahkan Spanyol.

"Perbedaan di antara kami masih sangat jauh. Secara potensi, Balotelli adalah salah satu penyerang terbaik dunia dan dia lebih superior daripada saya dalam hal teknik, meski kami punya gaya bermain yang berbeda," ujar Zaza.

"Saya tidak suka dibanding-bandingkan. Dia adalah Balotelli dan sudah bermain di level top selama tujuh tahun, di mana saya hanya baru beberapa musim di Serie A, bahkan penampilan saya tidak luar biasa amat. Saya masih harus membuktikan kemampuan saya, bahkan kepada diri saya sendiri," sambungnya.