Inilah Kriteria Pelatih Idaman Gresik United - Setelah tampil bobrok di kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2014, Gresik United berharap bisa bangkit di musim depan. Oleh karena itu, mereka mendambakan sosok pelatih yang mampu mengantarkan prestasi.



Tak mau capaian buruk di musim 2014 kembali terjadi, manajer Bagoes Cahyo Yuwono menegaskan bahwa pihaknya menginginkan Gresik United bisa tampil lebih baik lagi pada musim depan

Gresik United butuh pelatih yang bisa membawa perubahan signifikan. "Kami menginginkan pelatih yang bisa membawa Gresik United berprestasi. Tapi, semua itu menunggu hasil evaluasi internal manajemen," tutur Bagoes.

Gresik United memang tampil meredup pada musim 2014. Sepanjang kompetisi, tim kebanggaan Ultras Gresik hanya berkutat di papan bawah. Bersama Persijap Jepara, Persita Tangerang, dan Persik Kediri, mereka berlomba untuk melepaskan diri dari jerat degradasi.

Gresik United akhirnya menutup kompetisi di peringkat kesembilan. Atau satu strip di atas zona degradasi. Mereka hanya mengemas 21 poin. Dari 20 laga, tim kuning-biru hanya meraih empat kemenangan, sembilan kali seri, dan tujuh kali kalah.