The Jakmania Desak Manajemen Persija Dirombak - Persija Jakarta mampu meraih kemenangan dari Barito Putera dengan skor 3-1, laga pamungkas babak kualifikasi Indonesia Super League (ISL) musim ini, di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Jumat (5/9) pukul 19.00 WIB.



Gol bagi Macan Kemayoran- julukan Persija- diraih melalui Fabiano Beltrame (dua gol) dan Ngurah Nanak. Sedangkan Barito, memperkecil kedudukan melalui Dedi Hartono di menit ke-37.

Meski begitu, The Jakmania- julukan suporter Pesija- tetap meradang. Pasalnya, Fabiano Beltrame dan kawan-kawan tetap tidak lolos ke babak delapan besar.

Hal tersebut, lantaran Pelita Bandung Raya (PBR) menyikat Persita Tangerang dengan skor 3-1, lanjutan ISL, Stadion Singaperbangsa, Karawang, Jumat (5/9) petang.‬

The Boys Are Back- julukan PBR- memastikan tiket ke babak delapan besar setelah mengamankan peringkat keempat.

Skuad Arahan Dejan Antonic tersebut, berhak menemani Arema Malang, Semen Padang, dan Persib Bandung yang sudah lebih dulu meraih tiket ke delapan besar.

"Ke depannya, semua petinggi Persija harus bisa merubah semua skema dan pondasi Persija secara keseluruhan. Termasuk, merombak total manajemen dan evaluasi sampai habis. Yakni, hingga ke tingkat Ketua Umum, Ferry Paulus," terang Muhammad Larico Ranggamone, Ketua Umum The Jakmania.

Dilanjutkannya, Persija Jakarta seharusnya mampu merefleksikan diri sebagai tim elite dan disegani serta subur prestasi. Sayangnya, harapan tersebut masih sangat jauh dari kenyataan.

Buntut kegagalan tersebut, The Jakmania melontarkan kekecewaannya sepanjang pertandingan. Misalnya saja, menyerukan melalui nyanyian atau yel-yel mendesak supaya Ferry Paulus mundur.

Bahkan, The Jakmania juga menyampaikannya melalui spanduk-spanduk bertuliskan lecehan dan umpatan kasar kepada Ferry Paulus.

Misalnya saja, "Silakan Keluar Ferry Paulus", "FP: Mana Janjimu", FP Out" terpampang di pagar tribun SUGBK.