Cerita Sex Berujung Ngentot - Namgue Maulana, sekarang gue sudah lulus dari kuliah dan gue sekarang sudah bekerja disebuah kantor koperasi. Jika gue sedang longgar tidak ada kerjaan, kebiasaanku muncul kembali, gue sering tertawa sendiri dikantor hingga gue dikatakan yang tidak-tidak oleh temanku. Gue sering ketawa ngakak ketika gue medapat caci maki karena gue merasa gue berhasil. Sampai suatu ketika gue sms nomer acak tapi yang gue sms ini membalasnya dengan sangat baik dan halus kata-katanya. Ini baru pertama kali yang gue menemukan orang yang seperti ini. Jaran-jarang gue mendapatkan balasan sms secara halus kayak gini.

Dari sms itu akhirnya gue mengajaknya berkeMaulanan dan gue pun mengetahui namanya adalah Brenda. Setalah iseng sms ku hari itu dan gue mendapatkan balasan yang sangat nyaman, gue lantas melanjutkan hubungan kita hanya melalui HP. Semakin hari kini gue sering menelponnya saat istirahat kerja dan Brenda orangnya sangat enak untuk diajak mengobrol. sempat gue tanyakan kepadanya apakah Brenda sudah mempunyai cowok, Brenda pun menjawab belum. Gue lebih bersemangat mendekatinya, karena kalau didengar dari suaranya Brenda ini orangnya cantik. Suaranya yang lembut, nadanya yang manis, membuat gue ketagihan untuk selalu menelponnya. Cerita Mesum
Seminggu kami sms dan telpon-telponan, gue berniat mengajak Brenda untuk ketemuan. Ketika jam istirahat gue langsung menelponnya, dan setelah gue ajak Brenda untuk ketemu Brenda pun juga mau, lantas kami janjian disebuah cafe yang ada di mall. Keesokan harinya gue lantas ijin untuk tidak bekerja, dan gue berdandan sangat rapi. Jam 10 gue langsung meluncur ke cafe dan sampai disana gue merasa kebingungan karena gue belum pernah melihat Brenda sama sekali. Sampai depan cafe, gue mengambil HP ku dan gue menelpon Brenda sambil gue memandangi seisi café tercebut karena pada siang itu suasana cafe belum ramai, jadi gue bisa melihat semuanya.

Kunjungi Forum Bokep, Forum Dewasa : Toket Kecil, Lendir Abg

Setelah gue telpon, terlihat dari kejauhan ada seorang wanita yang mengangkat telponnya, dan
“kamu pakai baju putih ya Brend” tanya gue.
“Iyha mas, kamu udah sampai ya??” tanya Brenda balik.
“Iyha gue sudah sampai, gue langsung kesitu” jawabku bersemangat. Gue langsung menghampiri Brenda, dan samai dimejanya gue sangat tertegu melihat penampilan Brenda, orangnya cantik sekali, kulitnya putih kecoklat-coklatan, rambutnya panjang sepinggang, payudaranya padat berisi, dan yang membuat gue klepek-klepek adalah senyumnya yang sangat manis sekali dihiasi dengan lesung di pipinya, gue seperti mimpi saja. dan saat gue bengongn, Brenda menegurku

Sumber


Cerita Panas Pisang Patah Di Memekku

Cerita Panas Membeli Gadis Perawan

Cerita Seks Pembantu Pengganti Istriku

Cerita Sex Petualangan Penyanyi Dangdut Hot

Cerita Panas Luar Biasa Nikmatnya Ngesex