Cerita Sex Dekapan Nikmat Sekretaris Desa – Diantara rombongan itu, Nina adalah gadis yg paling pendiam. Sifatnya itu membuat dirinya terlihat begitu anggun dan berwibawa, tanpa terkesan angkuh. Padahal kalau mau jadi angkuhpun orang menganggap hal itu tdk terlalu berlebihan kerena Nina punya semua hal yg bisa dibanggakan.

Nina adalah anak dari seorang pengusaha kaya, selain itu dia sendiri juga sangat cantik. Wajahnya yg bulat telur ditambah hidungnya yg mancung menegaskan kecantikannya yg tdk kalah jika dibandingkan dgn artis sinetron atau seorang model.-cerita sex perkosa– Yg paling disukai dari diri Nina adalah matanya yg sangat bening dan bercahaya dan giginya yg gingsul di sebelah kiri yg jika tersenyum akan menampakkan deretan gigi yg seputih mutiara. Rambutnya yg hitam legam dimodel shaggy sebatas pungung, bisanya selalu dibiarkan tergerai.

Sore itu, Nina terlihat segar setelah mandi. Tubuhnya yg langsing tapi padat setinggi 167 cm terlihat seksi terbalut baju berleher rendah lengan panjang warna biru muda. Kakinya yg sekal terbalut celana jins ketat biru.

Rapi amat, tegur salah satu teman pria satu pondokannya. Mau pergi ke mana?

Nina menoleh sesaat menatap temannya.

Mau ke tempatnya sekretaris desa. Jawab Nina ringan. Soalnya tadi siang aku mau ngambil data di balai desa tapi datanya disimpan sama Sekdes itu.

Kalau gitu kamu bawa kunci nih. Temannya melemparkan sebuah kunci pintu. Soalnya semua juga pada pergi sampai besok. Jadi malam ini kamu sendirian di sini.

Sendiri? Nina keheranan. Kalian pada mau kemana?

Ada urusan ke kota sebentar. Jawab temannya sambil tersenyum. Nggak lama kok. Jadi jangan takut ya tidur sendiri.

Nina mencibir sambil berlalu, diiringi tawa kecil temannya. Dia bergegas pergi sebelum hari menjadi gelap, dia tahu kalau hari sdh gelap akan sulit baginya untuk pulang. Dia berjalan dgn agak tergesa-gesa. Beberapa penduduk yg menyapanya hanya dibalasnya sekilas.

Sumber