erita Panas Luar Biasa Nikmatnya Ngesex Aku saat ini sekolah di sebuah SMU yg terfavorit di Kota Surabaya, hidupku tak luput dari kesenangan mungkin setahun terakhir ini aku sering dugem sex bebas, dan sekarang aku menyadari bahwa kau masuk dalam jurang, aku bingung mau kemana harus aku cari, hidupku bingung tak tau arah tujuan, sungguh aku sangat menyesalinya.

Keterlibatanku dgn narkoba telah membawaku ke dalam kehidupan yg suram. Sungguh kejam! Aku jd berangan-angan ingin kembali ke kehidupan lamaku dimana aku belum mengenal narkoba. -cerita sex terbaru- Saat itu begitu indah. Orang tuaku sayang padaku. Farhan pacarku dgn setia berada disisiku.

Dan dia selalu datang untuk menghibur dan menemaniku. Aku jd ingat pada hari-hari tertentu, teman-teman sekolahku datang main ke rumah untuk mengerjakan tugas atau hanya sekedar berkumpul. Kalau lagi ada pacarku, mereka selalu menggoda kami sebagai pasangan serasi.

Padahal menurutku kami bertolak belakang. Aku orangnya pemalu. Sedang pacarku biang kerok di sekolah dan tdk tahu malu. Aku berprestasi dalam pelajaran tp kurang menguasai bidang olah raga. Sedangkan dia berprestasi dalam olah raga namun malas belajar. Tinggiku sedang dan badanku agak kurus. Sedangkan dia tinggi dan besar. Pokoknya beda banget. Tp teman sekolah mengatakan kami pasangan serasi.

Entah apanya yg serasi.. Aku masih ingat saat-saat terakhir dia meninggalkan aku untuk sekolah ke Amerika. Ada setitik firasat bahwa itu adalah saat terakhir aku bersamanya. Aku menangis tiada henti di bandara seperti orang bodoh.

Tdk ada kata yg terucap, hanya sedu sedan lirih terdengar dari mulutku. Orang tuanya sampai sungkan pada orang tuaku dan berusaha menghiburku dgn mengatakan bahwa Farhan akan sering pulang ke Indonesia untuk menengokku.

Ortu ku pun tak kalah dan berjanji padaku akan menyekolahkan aku ke Amerika selepas SMU. Kata orang cinta akan lebih terasa saat terpisahkan oleh jarak. Aku tdk sabar untuk membuka e-mail setiap malam.

Telepon internasional seminggu sekali menjd pelepas dahaga bila aku rindu suaranya. Setiap malam menjelang tidur, aku melihat-lihat foto kami berdua. Dan tak lupa aku mendoakan dia. Kini Farhan tdk akan mau memandangku lagi.

Laporan dari teman-temannya yg melihat aku berkeliaran di diskotik- diskotik dgn lelaki lain membuatnya murka dan tdk mempercayai aku. Dia mengadili aku yg hanya bisa menangis dan berjanji akan menghentikan perbuatanku.

Tp apa daya, di belahan dunia lain, Farhan tdk akan bisa melihat keseriusanku. Dia meminta untuk mengakhiri hubungannya dgnku meski aku menangis meraung-raung di telepon. Aku tak berdaya. Dia begitu kerasnya tdk mengampuni kesalahanku.

Yah memang semua itu memang salahku. Tp apakah aku tdk punya kesempatan untuk memperbaiki kesalahan? Apakah setiap orang tdk pernah khilaf? Apakah sama sekali tdk ada ampun untukku? Dia dulu mengatakan apa pun yg terjd akan selalu mencintaiku.

Akan selalu menjagaku. Semakin hari cintanya padaku akan semakin besar. Ternyata, bohong! Itu semua hanya bohong belaka! Saat ini aku jd ceweq bodoh, sering melamun dan mudah stres. Bukan hanya hubunganku dgn Farhan yg hancur. Hubunganku dgn ayah ibuku jg memburuk.

Sumber