Cerita Dewasa Profesi Pak Rosyid Namanya pak Rosyid, ia berusia 67 tahun dan memiliki satu orang istri yg telah memberinya 7 orang putra putri. Pekerjaanya sehari hari adalah sebagai nelayan di sebuah pantai pesisir kota P . Sebagai nelayan untuk saat ini hidupnya cukup memprihatinkan dan sering membuat ia pusing ditambah adanya saingan dalam menangkap ikan dari nelayan asing yg memakai peralatan yg canggih hingga di desa nelayan itu kehidupan nelayannya amat senggsara.

Untunglah sebagai laki-laki yg bertanggung jawab untuk keluarganya ia memiliki pekerjaan sampingan yg bisa sedikit menopang kehidupan keluarganya. -cerita sex terbaru- Pak Rosyid melakukan pekerjaan itu yg bagi org lain jarang dilakukan yaitu sebagai suami bayaran untuk melepaskan talaq 3 bagi istri yg ingin rujuk dgn mantan suaminya. Pekerjaan ini dilakukan pak Rosyid demi untuk kelansungan hidup keluarganya, kadang hati kcilnya tdk bisa menerima.

Bagi istri pak Rosyid , pekerjaan suaminya ini tdklah apa-apa, sebab toh suaminya tetap akan kembali kepadanya dan suaminya kan cuma nikah dgn orang lain sementara dan beberapa hari saja. Mulanya pekerjaan ini dilakukan pak Rosyid hanya terbatas di sekitar desanya saja,namun karena banyaknya pasangan yg ingin rujuk maka ia telah sampai di pakai jasanya kekota P.Tdk terhitung lagi banyaknya pasangan yg ia bantu untuk menghilangkan talaq tiga.

Setiap ia melaksanakan nikah sementara itu, ia selalu menuntut haknya sebagai suami dgn melakukan hubungan sex tanpa ada yg bisa menolak sebab sdh menjadi syarat syah sebuah pernikahan walaupun sementara, dan jika penganten wanita menolak maka Pak Rosyid akan pulang kerumahnya kembali dan pernikahan gagal hingga membuat gagal rencana pasangan yg ingin rujuk itu.

Berbagai macam type wanita telah ia rasakan madunya baik yg sdh tua, paruh baya hingga pasangan muda dari berbagai strata ekonomi dan adat. pak Rosyid tdk mematok biayanya, biasanya ia mendapatkan upah yg lumayan sesuai kemampuan org yg menyewanya, demi selembar surat cerai dari Pak Rosyid.

Suatu hari pak Rosyid di mintai jasanya oleh seorang kenalannya untuk pekerjaannya itu kekota. Pak Rosyid menyggupinya, karena butuh uang untuk membeli alat perahunya, maka ia bersedia berangkat dgn org itu ke kota. Dikota itu ia disediakan tempat menginap disebuah hotel berbintang tiga, karena yg akan memakai jasa pak Masur itu adalah anak orang terpandang dan kaya dikota itu.

Disebuah rumah mewah di lingkungan elite di kota itu disusunlah rencana pernikahan antara Dian dan pak Rosyid. Disaat itu jg hadir mantan suami Dian ,Ilham.Dian adalah seorang wanita karier yg bekerja pada sebuah perusahaan keuangan di jakarta, sedang Ilham adalah seorang direktur utama sebuah perusahan otomotif di kota P. Mereka bercerai karena Dian dgn keras kepala tdk ingin pindah kekota tempat suaminya berdomisili .

Padahal mereka berasal dari daerah yg sama dan orang tua merekapun terbilang sahabat lama. Namun karena masing-masing memegang egonya yg tinggi maka perceraian itu terjadi dan mereka baru di karunia1 orang anak berumur 2 tahun. Selama ini anaknya ikut orang tua Dian hingga Ilham mendapat kesempatan untuk sering menjenguk anaknya itu, sementara Dian menetap di jakarta.

Sumber