Bagi Ryan Giggs, masalah kepercayaan diri bisa jadi faktor paling penting dalam sebuah permainan. Giggs juga mengakui bahwa ada sedikit masalah kepercayaan diri pada pemain Manchester United.

United belum pernah meraih kemenangan begitu musim 2014/2015 dimulai. Dari tiga laga di Premier League dan satu laga di Piala Liga Inggris, United imbang dua kali dan kalah dua kali.

Bagi Giggs, hasil seperti itu bisa jadi menurunkan kepercayaan diri para pemain. Namun, tidak ada cara untuk melupakannya selain kembali berlatih keesokan harinya dan meninggalkan hasil-hasil buruk itu jauh di belakang.

"Ketika saya masih jadi pemain, ketika saya kepercayaan diri saya menurun, satu-satunya cara untuk mengembalikannya adalah kembali berlatih," ujar asisten manajer United ini di Telegraph.

"Cara mendapatkan kembali kepercayaan diri itu adalah dengan berlatih keras. Hanya itu yang bisa pemain lakukan: Bekerja keras."

"Tentu, para staf pelatih memberikan beberapa patah kata, saran, atau sugesti, dan itu membantu. Mereka akan memantau pemain dan memberitahu bahwa si pemain tidak cukup bekerja keras, atau mungkin memberitahu apa yang seharusnya si pemain lakukan."

"Itulah yang saya coba lakukan sebagai pelatih. Jika saya melihat sesuatu dalam permainan seseorang, saya akan memberitahunya. Tapi, jika si pemain berlatih dengan baik, itu akan memberikannya modal untuk tampil bagus."

"Buat saya, hanya kerja keras yang akan menyelesaikan semuanya. Tapi, saya setuju, kepercayaan diri juga jadi masalah."

Giggs sadar, United kerap meraih hasil jelek di Old Trafford musim lalu. Musim ini pun, laga pertama mereka di kandang berakhir dengan kekalahan.

"Kadang semuanya tidak mudah, terutama ketika bermain di Old Trafford, di mana kami tidak bermain dengan bagus di sana selama lebih dari setahun sekarang."

"Lucunya, kami tidak menemui masalah yang sama ketika bermain tandang. Kami harus membenahi itu secepat mungkin," kata Giggs.