Cerita Panas Sahabat Pacar, Si Budak Seks Nama ku Lukman, umurku 20 tahun, aku berasal dari keluarga kaya raya, bermukim dikota pekan baru,aku adalah anak tunggal, semenjak kecil aku sering ditinggal dirumah sendirian, bahkan sewaktu balita aku selalu dititipkan di penitipan anak, oleh karena itu tak ada yg mengawasi pergaulan ku sampai sekarang, berdasarkan fisik aku lumayan tampan, dgn tinggi 175cm bertubuh atletis.

Sekarang aku kuliah disalah satu perguruan tinngi swasta dikota ini, memiliki pacar yg biasa saja bernama Kiki, tdk terlalu cantik dan jg tdk jelek, tapi penuh perhatian, secara hati aku tak pernah selingkuh dan aku yakin dialah yg jadi istri ku kelak, -cerita sex terbaru- kalau secara nafsu aku tak pernah puas aku sering jajan dipinggir jalan dan jg sering membopong cewek cewek matre kerumah ku dgn modal jalan ke mall memberikan mereka barang barang baru, sampai akhirnya takluk dgn tongkol ku.

Langsung saja kesalah satu pengalaman sexku yg menarik dan hot, dgn kebiasaan ku membopong cewek cewek lain ternyata aku sering dipergoki oleh sahabat pacarku, namanya Ira, orangnya cantik, putih bersih, tinggi, rambut lurus sepunggung mirip lah sama artis jepang, toket dan pantatnya jg lumayan besar, setiap lelaki melihatnya pasti birahi kejantanannya langsung on fire, tapi dia termasuk orang yg menjaga kesuciannya bahkan pacarnya ragu buat memegang tangannya. kalau dibandingkan dgn pacarku, pacarku bukan apa apa.

Ira sering mengadu pada pacarku, dan kami sering ribut karenanya, tapi karna bujuk rayu ku akhirnya kami baikan lagi, Ira memang tak salah, dia melakukan hal yg selayaknya dia lakuin sebagai sahabat pacarku, tapi karna keseringan aku jadi kesal jg.

Karena kekesalan dan jg otong ku yg slalu mengimpikannya, terbersitlah di benak ku untuk mengerjai Ira, tapi aku tak tau caranya. Aku sering mengurungkan niat ku karna hal itu nyaris tak mungkin, tak ada celah untuk itu.

Keajaiban pun datang, saat aku melamun lamun dirumah, aku dikagetkan dgn bunyi handphone ku, aku melihat itu telfon dari Kiki, Kiki mengatakan kalau Ira sedang butuh bantuanku, dan cuma aku yg bisa menolongnya, spontan aku menyuruh mereka buat datang kerumah ku, setelah beberapa menit Kiki nelfon lagi dia bilang dia tdk bisa datang karena hari ini ada remedial mendadak, Cuma Ira sendiri yg bisa kerumah, aku pura pura gak senang Ira datang sendiri dan tetap membujuk pacarku buat datang jg, biar dimata pacarku wibawa ku tetap terjaga, hasilnya Ira tetap datang sendiri.

Setelah aku tau Ira bakal datang sendiri, aku langsung mempersiapkan rencana kilat yg matang serta memasang kamera diruang tamuku.

Sekian lama aku menunggu, tepat jam satu siang akhirnya bel rumah berbunyi jg. Aku mempersilahkan Ira buat duduk diruang tamu , Ira terlihat bengong menatap rumah ku bak istana megah, memang ini kali pertama dia kerumahku, hari itu Ira memakai kemeja putih yg sedikit transparan, terlihat samar samar BH hitam dibaliknya, dari pengalaman ku, aku tau BH yg dia pakai kekecilan, serta dgn kancing atas terlepas dua biji sehingga Nampak belahan tetekny, bagian bawah dia memakai rok mini berwarna hitam sedikit tinggi diatas lutut, terlihat rapi dan seksi, cukuplah membuat juniorku berontak disarangnya, kami terdiam sejenak. Aku membuka pembicaraan,

Sumber