Cerita Dewasa Gara-Gara Nasi – Sebelumnya perkenalkan aku Yoyon ( nama samaran), 21 tahun, tinggi 171 cm, berat yg ideal. Aku tergolong cowok yg cakep dan banyak sekali yg naksir aku, tp yah.. gimana ya! aku punya batang kemaluan yg cukup besar untuk bisa membuat cewek lemas dan tdk tahan untuk beberapa kali orgasme.

Kepala batang kemaluan yg besar dan ditumbuhi rambut yg cukup rapi, rata dan tdk gondrong karena nanti bisa mengganggu cewek untuk “karaoke”. Aku mempunyai daya sex yg besar sekali. Aku bisa melakukan onani sampai 3 – 4 kali. Hobiku nonton BF, sehingga aku cukup mahir dalam gaya-gaya yg bisa buat cewek kelaparan sex. Setelah nonton BF aku tdk lupa untuk onani.

Seperti biasa tiap pagi hari perut tdk bisa diajak kompromi untuk berunding tentang masalah makan, langsung saja setelah merapikan diri (belum mandi nih) langsung mencari makanan untuk mengganjal perut yg “ngomel” ini.

Setelah beberapa lama putar-putar dgn motor, aku ketemu dgn seorang cewek yg menjual nasi kuning yg laris sekali. Setelah kuparkir di samping tempat jualannya itu, lalu aku ngantri untuk mendapat giliran nasi kuning. Aku kagum sekali dgn yg jual nasi kuning ini.

Kuketahui namanya Fitri, kira-kira umurnya 25 tahun dan dia memiliki wajah yg natural sekali dan cantik, apalagi dia kelihatan baru mandi kelihatan dari rambut yg belum kering penuh. Dia tingginya 165 cm dan berat yg ideal (langsing dan seksi) dgn rambut yg pendek sebahu. Dia memiliki susu yg cukupan (34), cukup bisa untuk dikulum dan dijilat kok!

Waktu itu Fitri memakai kaos oblong yg agak longgar dan celana batik komprang. Aku mengambil posisi di sampingnya, tepatnya di tempat pengambilan bungkus nasi kuning yg letaknya agak ke bawah. Dari posisi itu aku dgn leluasa melihat bentuk susu Fitri yg dibungkus kaos dan BH, walaupun tdk begitu besar aku suka sekali dgn susunya yg masih tegak dan padat berisi.

Sesekali aku membayangkan kalau memegang susu Fitri dari belakang dan meremas-remas serta sesekali memelintir-lintir puting susunya dgn erangan nafsu yg binal, woow, asik tenan dan ee.. batang kemaluanku kok jadi tegang! Saat Fitri mengambil bungkusan nasi kuning di depanku, aku bisa melihat dgn jelas susu Fitri yg terbungkus BH, putih, mulus dan tegak, nek! Aku semakin menegakkan posisi berdiriku untuk lebih bisa leluasa melihat susu Fitri yg mulus itu.

Sumber