Cerita Ngentot Bersetubuh Dikamar Ganti Mall – Pada suatu hari Anggi ini bertemu dengan teman lamanya yang bernama Adam, tentunya Adam seorang lelaki kaya. Sampai suatu ketika karena Adam patah hati maka Anggi yang jadi pilihan pelaraiannya. Singkat cerita Anggipun diajak makan dan setelah itu diajak belanja, berawal dari itu ketika Anggi mencoba Gaun dikamar ganti Mall, Adam tiba-tiba masuk kekamar ganti dan. Mau tahu kelanjutan ceritanya, Langsung aja yuk baca dan simak baik baik cerita dewasa ini.

Hey para pembaca, perkenalkan namaku Anggi, aku adalah seorang sekretaris disalah satu perusahaan swasta di kota B. Disitus ini saya akan menceritakan pengalaman liarku dengan seorang lelaki yang bernma Adam. Okey… kalau begitu kita langsung menuju ke cerita liarku. Kira-kira sudah 1 tahun aku tidak komunikasi dengan Adam, secara kebetulan minggu lalu aku bertemu dia Adam di dealer mobil.

Ketika itu secara diam-diam aku kabur dari kantor, Pada siang itu aku bermaksud untuk service mobil, aku mengira hanya sebentar untuk service mobilku, eh ternyata lama juga service-nya. Kira-kira setelah aku menunggu setengah jam, mobilku belum selesai juga service-nya. Tidak terasa hari sudah menjelang sore, ketika itu aku ditelepon dari pihak dealer, katanya sudah beres dan mobilku sudah bisa diambil.

Sesampainya disana ternyata aku harus menunggu lama lagi di lobby dealer mobil itu. Untuk mengalihkan rasa kesal dan bosanku, aku iseng-iseng berjalan dan melihat-lihat mobil-mobil di showroom itu. Nah… di sinilah aku bertemu lagi dengan Adam, Adam ini kebetulan bekerja di dealership ini dan dia berposisi sebagai sales. Dari percakapan hari itu, aku tahu bahwa dia mempunyai mobil beberapa mobil mewah.

Oh iya… adam ini juga baru putus dengan pacarnya yang sudah lama berhubungan dan tinggal bersama dengan Adam . Sebenarnya aku tidak ingin keluar dengan laki-laki ini, karena pada dasarnya aku tidak mau dijadikan sebagai pelarian cintan-nya saja. Sampai pada akhirnya ketika itu tepatnya pada hari Rabu sekitar pukul 09.00 pagi, tiba-tiba telepon di meja kantorku berdering.

Lalu aku-pun bergegas mengangkat telefon itu,

“ Hallo… selamat pagi, dengan Anggi di sini, ada yang bisa saya bantu ??? ”, ucapku menjawab telefon itu.

Setelah kuangkat, ternyata terdengarlah suara laki-laki,

“ Pagi juga Anggi, ini aku Adam,bagaimana kabar kamu sekarang ??? kira-kira kita bisa makan siang bareng kapan nih ??? hhe… ”, ucapnya.

“ Oh Adam, kabar aku baik kog Dam. Kalau masalah makan siang, aku kayaknya sibuk banget deh minggu-minggu ini ”, jawabku.

“ Oh begitu ya Nggi, oke deh minggu depan aja kalau begitu, aku tunggu yah ”, ucapnya.

Singkat cerita kira-kira sudah satu minggu Adam terus menelefonku tiap hari untuk mengajak keluar. Tak jarang aku berikan bermacam-macam alasan untuk menolak ajakanya. tetapi hari ini nampaknya, dia tidak akan menerima jawaban tidak / penolakan dariku. Adam ini terus saja terus mendesak dan merayuku, dan pada akhirnya aku-pun mengiyakan ajakan-nya.

Sumber