Cerita Panas Dua Mahasiswi Hot – Saat aku disekolah aku memamerkan hasil rekamanku dulu pada teman-temanku. Mereka keheranan dan kaget melihat rekamanku.

”Her, itu bocah enak banget bisa ngentot dan nyusu perempuan montok dan cantik itu, kamu gak ikut ya?”,
“Itu aku ada diluar, kurekam pakai handycam ini, biar mereka yg menikmati”. Bel pun berbunyi, aku dan teman-teman bersiap untuk mengikuti pelajaran lagi.

Saat pak guru masuk, ternyata ia bersama dua perempuan cantik, sepertinya mereka mahasiswa yg sedang ppl.

“Selamat pagi anak-anak, hari ini kita kedatangan tamu, perkenalkan ini kak Rindi dan Kak Nina, sementara ini mereka akan menggantikan saya mengajar bahasa inggris”.
“Perkenalkan saya Rindi, senang bertemu kalian” Suara merdu itu terdengar dari perempuan berbadan kecil namun buah dadanya besar itu.
“ Perkenalkan saya Nina, Mohon kerjasama nya ya” Wah ini bukan guru, ini model! Berpostur tinggi, berparas Cantik dan sexy, meski buah dadanya tdk terlalu besar.
“Her, gimana menurut lo? Mereka sepertinya asik untuk dientot”,
“Hussh, gila lu Rik, jangan mikir aneh-aneh”. Riko jadi hilang kendali setelah melihat rekamanku.

Beberapa hari pelajaran bahasa inggris kami ditemani 2 perempuan cantik itu. Temanku makin tdk waras, sering mencari kesempatan memandangi kak Rindi dan kak Nina.

“Baik anak-anak, untuk hari ini sampai disini dulu ya, jangan lupa belajar dirumah”,
“Kak, kalo kita mau belajar bareng kakak diluar sekolah boleh?”,
“Boleh kok, tapi jangan lupa ijin ya”. Sial si Riko ini, dia seperti penjahat wanita saja, ia sudah tau alamat rumah kak Rindi dan kak Nina.

Ia mengajak teman kelasnya berunding

“Din,Her, lan, nanti sore kita mampir ke rumah kak Rindi dan kak Nina yuk, nanti kita belajar bareng, oke?”,
“alesan lu Rik, ente mau macem-macem kan sama mereka?” Suara Ruslan seperti menyindir,
“Itukan bonusnya kalo dapat, hahaha”,
“Ya udah gua siap siap dulu, handycam gua charge dulu, mungkin aja perlu”,
“Itu wajib Her, kuncinya ya handycam mu itu”.

Sore itu pun aku,didin, Riko dan ruslan tiba dikontrakan kak Rindi dan kak Nina.

“Halo kak, kami mau belajar nih”,
“Oh kalian, silahkan masuk”. Riko tersenyum lebar melihat kak Rindi memakai tanktop dan rok pendek, ia mulai kegirangan.

Kontrakannya cukup besar untuk ditinggali 2 perempuan saja.

“Halo anak-anak,masuk keruang tengah saja ya”. mahasiswa memang kadang cukup malas, terlihat rumah itu kurang rapi. “Kak kok rumahnya kotor dan gak rapi?”,
“ aduh maaf ya, kami agak repot mengurus materi buat kalian disekolah, jadi kami jarang bersih-bersih”,
“Sebelum belajar kita bersih-bersih dulu saja kak”,
“Ide bagus din, yuk kak kita bersih-bersih”,
“Baiklah, memang kalian anak-anak yg baik”. Kami semua kemudian membersihkan rumah.

Kak Rindi dan Riko menuju ke dapur, sedang didin, ruslan dan kak Nina ke ruang tengah. Sempat saja Riko mencuri pandang ke arah kak Rindi yg memakai tanktop itu,

“ Rik, kamu pegangin kursinya ya, aku mau bersihkan bagian atas”,
“Iya kak”. Saat kak Rindi membersihkan bagian atas dapur itu, Riko sambil memegang kursi yg dinaiki kak Rindi ia juga menikmati pemandangan indah dari bawah, ia bisa melihat isi rok pendek itu, terlihat celana dalam putih yg memampangkan bentuk selangkangan indah kak Rindi.

Sumber