Cerita Panas Ngesex Dosen Kuliah Inggrisku – Kisah ini Berawal dari reuni SMA-ku di Jakarta. Setelah itu aku bertemu dengan dosen bahasa inggrisku, kami ngobrol dengan akrabnya. Ternyata Ibu Merlin masih segar bugar dan amat menggairahkan. Penampilannya amat menakjubkan, memakai rok mini yg ketat, kaos top tank sehingga lekuk tubuhnya nampak begitu jelas. Jelas saja dia masih muda sebab sewaktu aku SMA dulu dia adalah guru termuda yg mengajar di sekolah kami.

Sekolahku itu cuma terdiri dari 2 kelas, kebanyakan siswanya adalah wanita. Cukup lama aku ngobrol dengan Ibu Merlin, kami rupanya tdk sadar waktu berjalan dengan cepat sehingga para undangan harus pulang. Lalu kami pun berjalan munuju ke pintu gerbang sambil menyusuri ruang kelas tempatku belajar waktu SMA dulu.

Tiba-tiba Ibu Merlin teringat bahwa tasnya tertinggal di dalam kelas sehinga kami terpaksa kembali ke kelas. Waktu itu kira-kira hampir jam dua belas malam, tinggal kami berdua. Lampu-lampu di tengah lapangan saja yg tersisa. Sesampainya di kelas, Ibu Merlin pun mengambil tasnya kemudian aku teringat akan masa lalu bagaimana rasanya di kelas bersama dengan teman-teman. Lamunanku buyar ketika Ibu Merlin memanggilku.

“Kenapa Roy”
“Ah.. tdk apa-apa”, jawabku.

(sebetulnya suasana hening dan amat merinding itu membuat hasratku bergejolak apalagi ada Ibu Merlin di sampingku, membuat jantungku selalu berdebar-debar).

“Ayo Roy kita pulang, nanti Ibu kehabisan angkutan”, kata Ibu Merlin.
“Sebaiknya Ibu saya antar saja dengan mobil saya”, jawabku dengan ragu-ragu.
“Terima kasih Roy”.

Tanpa sengaja aku mengutarakan isi hatiku kepada Ibu Merlin bahwa aku suka kepadanya,

“Oh my God what i’m doing”, dalam hatiku.

Ternyata keadaan berkata lain, Ibu Merlin terdiam saja dan langsung keluar dari ruang kelas. Aku panik dan berusaha minta maaf. Ibu Merlin ternyata sudah cerai dengan suaminya yg bule itu, katanya suaminya pulang ke negaranya. Aku tertegun dengan pernyataan Ibu Merlin.

Kami berhenti sejenak di depan kantornya lalu Ibu Merlin mengeluarkan kunci dan masuk ke kantornya, kupikir untuk apa masuk ke dalam kantornya malam-malam begini. Aku semakin penasaran lalu masuk dan bermaksud mengajaknya pulang tapi Ibu Merlin menolak. Aku merasa tdk enak lalu menunggunya, kurangkul pundak Ibu Merlin, dengan cepat Ibu Merlin hendak menolak tetapi ada kejadian yg tak terduga, Ibu Merlin menciumku dan aku pun membalasnya.

Sumber