Cerita Sex Gairah Yang Menggebu-Gebu Winda adalah seorang guru disebuah SMA di Jakarta, umur sekitar 32tahun, seksi, cantik dan menggairahkan, sudah hampir 8 tahun tdk pernah melakukan hubungan seks lagi.

Saat ia berusia 24 tahun ia ditinggalkan oleh suaminya, suaminya pergi tanpa pesan entah kemana, sejak itu Winda tdk pernah lagi percaya dengan laki-laki, ia merasakan bahwa laki-laki yg mendekatinya hanya sekedar ingin melakukan hubungan sex saja dengan dia.

Kadang-kadang ia merasa butuh akan belaian seorang lelaki, rindu akan sentuhan-sentuhan lelaki, dan memeknya kadang-kadang gatal ingin merasakan lagi sodokan-sodokan penis lelaki, tapi ia merasa takut akan dikecewakan lagi oleh lelaki dan ia tdk mau sakit hati lagi.

Banyak lelaki mencoba untuk mendekatinya, tetapi semuanya berlalu begitu saja tanpa dapat merasakan kehangatan badan Winda, banyak orang berpikir bahwa Winda adalah seorang lesbian.

Winda mempunyai tubuh yg sangat sexy sekali, bentuk tubuhnya sangat bagus, sebagus anak-anak gadis berumuran 18 tahunan, kullitnya kuning langsat dan sangat halus sekali, ukuran branya 36C, bentuk pantat yg indah dan pinggang yg ramping ditambah sepasang kaki yg lenjang, bentuk tubuh Winda adalah impian para lelaki.

Sore hari setelah usai jam sekolah, Winda masih berada diruangan kelas, sedang memeriksa hasil ulangan murid-muridnya, tiba-tiba didepan pintu berdiri seorang lelaki, yg ternyata adalah Herman guru olahraga disekolah ini.

Herman terkenal dikalangan para murid wanita karena kegantengannya, dan banyak perempuan yg sudah jatuh dalam pelukan Herman tapi tdk untuk Winda, Winda sama sekali tdk pernah tertarik kepada Herman, Herman berusia sekitar 32 tahun, masih sendiri, bentuk tubuhnya betul-betul atletis.

Herman terkenal dengan penisnya yg besar, biarpun Winda tdk pernah melihat secara langsung tapi ia sering sekali mendengar bahwa Herman mempunyai batang kemaluan yg sangat besar, entah itu dari sesama guru wanita ataupun dari para murid wanita, dan dari cerita mereka Winda tahu bahwa Herman tdk pernah merasa cukup melakukan hubungan seks.

Winda tdk dapat berbohong bahwa lubang senggamanya menjadi basah, saat mendengar cerita dari rekan-rekan gurunya saat mereka melakukan hubungan seks dengan Herman, gairah birahinya bergejolak, lubang senggamanya gatal ingin merasakan sodokan batang kemaluan Herman yg besar.

Sumber