Putra Samarinda harus menunggu hingga menit terakhir untuk memastikan bisa bertahan di ISL musim ini. Setelah gol penalti telat Naser Al Sebai mengunci kemenangan tim asuhan Nilmaizar itu atas PSM Makassar di Stadion Palaran, Senin (1/9) malam.

Dalam konferensi pers setelah pertandingan tak henti-hentinya Nilmaizar mengucap syukur. "Tentu saya harus berterimakasih untuk para pemain yg tak kenal lelah berjuang di lapangan, ini adalah buah perjuangan mereka. Saya sangat bersyukur dengan kemenangan ini (melawan PSM)," beber Nil.

Ia mengaku salut kepada skuat asuhannya yang tetap bisa memburu kemenangan sampai menit terakhir permainan.

"Sebelum main, kondisi beberapa pemain sedang cedera, seperti M. Roby itu lututnya bermasalah, namun dia tetap memaksakan diri bermain. Itu bukti semangat dan mental yang bagus dari pemain-pemain kami," tambah eks pelatih timnas Indonesia ini.

"Harusnya kami bisa cetak dua gol di babak pertama, tapi di babak kedua diakui memang agak kendur. Ini jadi evaluasi untuk pertandingan selanjutnya."

Dengan kemenangan ini, Pusam mampu lepas dari jeratan degradasi. Pasalnya Pusam memiliki perbedaan empat poin dari Perseru Serui yang berada di zona merah. Dengan sisa satu pertandingan, tak mungkin Perseru mampu mengudeta Pusam.

Namun kemenangan ini memakan korban, gelandang bertahan Pusam, Sandi Darman Sute mengalami cedera lutut serius setelah berbenturan keras dengan Syamsul Chaeruddin di pertengahan babak kedua. Di mana ia langsung dibawa ke rumah sakit saat pertandingan masih berjalan.(gk-59).