Cerita Ngentot Menggauli Anak Orang Masih Unyu Unyu – Bentuk tubuhku amatlah proposional dimana tinggi badanku yang sekarang 173 cm dan berat badanku 57 kg dan ukuran payudaraku 34 B membuat mata lelaki selalu tak berkedip dan menelan ludahnya wajahku yang katanya cantik karena kulitku cerah dan putih, memang dulunya aku pernah bekerja sebagai SPG mobil, jadi aku memang diharuskan berpenampilan menarik.

Menikah dengan Toni, 30 thn, seorang pekerja sukses. Kami memang sepakat utk tidak punya anak terlebih dahulu dan kehidupan seks kami baik-baik saja, Toni dapat memenuhi kebutuhan seks ku yang boleh dibilang agak hyper..sehari bisa minta 2 sesi pagi sebelum Toni berangkat kerja dan malam sebelum tidur.

Dan cerita ini berawal dari kesuksesan Toni bekerja di kantornya dan mendapat kepercayaan dari sang atasan yang sangat baik. Kepercayaan ini membuat dia sering harus bekerja overtime, pada awalnya aku bisa menerima semua itu tetapi kelamaan kebutuhan ini harus dipenuhi juga dan itulah yang membuat kami sering bertengkar karena kadang Toni harus berangkat lebih pagi dan lewat tengah malam baru pulang.

Dan mulailah cerita ini ketika Toni mendapat tanggung jawab untuk menangani suatu proyek dan dia dibantu oleh rekan kerjanya Bram dari luar kota. Pertama diperkenalkan Bram langsung seperti terkesima dan sering menatapku, hal itu membuatku risih.

Bram cukup tampan gagah dan kekar.

Karena tuntutan pekerjaan dan efisiensi, kantor Toni memutuskan agar Bram tinggal di rumah kami utk sementara. Dan memang mereka berdua sering bekerja hingga larut malam di rumah kami. Bram tidur di kamar persis di seberang kamar kami.

Sering di malam hari aku berpamitan tidur matanya yang nakal suka mencuri pandang diantara sela-sela baju tidur yang aku kenakan. Aku memang senang tidur bertelanjang agar jika Toni datang bisa langsung bercinta.

Pernah suatu saat ketika pagi hari kami aku dan Toni bercinta di dapur waktu masih pagi sekali dengan posisiku duduk di meja dan Toni dari depan, tiba-tiba Bram muncul dan melihat kami, dia menempelkan telunjuk dimulutnya agar aku tidak menghentikan kegiatan kami, karena kami sedang dalam puncaknya dan Toni yang membelakangi Bram dan aku juga tidak tega menghentikan Toni, akhirnya ku biarkan Bram melihat kami bercinta tanpa Toni sadari hingga kami berdua orgasme. Dan aku tahu Bram melihat tubuh telanjangku ketika Toni melepaskan penisnya dan terjongkok di bawah meja.

Setelah kejadian itu Bram lebih sering memperhatikan tiap lekuk tubuhku.

Sampai suatu waktu ketika pekerjaan Toni benar2 sibuk sehingga hampir seminggu tidak menyentuhku. Di hari Jum’at kantor tempat Toni bekerja mengadakan pesta dinner bersama di rumah atasan Toni .

Selanjutnya>>>