Cerita Dewasa Anaya CCE Perusahaan Eksplorasi Minyak - Anaya adalah gadis berusia 23 tahun lulusan diploma akuntansi lembaga pendidikan swasta terkenal di Jakarta. Saat ini dia bekerja di perusahaan eksporasi minyak milik asing yg kantornya ada di daerah kuningan. Naya, demikian Anaya biasa dipanggil, bekerja sebagai cost control employee pada perusahaan tersebut. Tdk banyak yg bekerja di kantor yg hanya menangani bidang administrasi tersebut.

Kira-kira ada sekitar 20 orang di mana 6 orang adalah tenaga asing dari Amerika dan Eropa. Mereka adalah Philip sebagai manager, Hubert seorang assistant manager, Hugo, Simon, dan Black ketiganya adalah teknisi, serta Ferdinand kepala divisi cost control yg merupakan atasan Naya langsung.

Divisi cost control adalah bagian yg sering bekerja lembur bahkan tdk jarang hari Sabtu dan Minggu pun mereka harus bekerja untuk menyelesaikan target pekerjaan. Untunglah dikarenakan tempat tinggalnya di wilayah Jakarta Timur maka Naya membutuhkan waktu tdk lama untuk dapat mencapai kantornya di bilangan kuningan.

Hari ini, Sabtu, Naya kebagian masuk kerja untuk penyelesaian target pekerjaan. Jum?at kemarin Ferdinand telah memintanya untuk masuk kerja hari ini. Pukul 8:00 Naya sudah berangkat dari rumah menuju kantor dan tiba pukul 8:30. Atasannya Ferdinand ternyata juga sudah tiba disana. Tdk seperti biasanya hari ini semua bule asing yg bekerja di perusahaan itu ada di sana.

Ada juga Doni dan Anton dua rekan kerjanya yg terkenal playboy dan mata keranjang. Doni dan Anton punya kesenangan yg sama yaitu olahraga fitness sehingga postur badannya kelihatan macho seimbang dengan tinggi badan mereka yg kira-kira 172 cm. Meskipun mereka orang pribumi bila Naya ada di samping Doni maupun Anton maka tinggi kepala Naya tdklah sampai pada tinggi pundak mereka.

Tinggi badan Naya hanyalah 154 cm, cukup pendek dibandingkan rata-rata tinggi gadis Jakarta sekarang. Walau demikian ukuran buah dadanya yg 34B itu cukup proporsional dengan ukuran tubuhnya. Apalagi lengannya yg kelihatan sekal serta pahanya yg membulat tdk dapat menyembunyikan kesintalan bentuk tubuhnya.

Doni dan Anton sering mencuri pandang melihat kesekalan lengan Naya bilamana gadis itu terkadang melepaskan blazernya dan hanya mengenakan baju dalam tanpa lengan pada saat bekerja di depan komputernya. Hari inipun Naya mengenakan baju dalam tanpa lengan berwarna putih dengan bagian depannya berenda yg dipadu dengan blazer dan rok sedikit di atas lutut yg keduanya berwarna hitam. Cocok sekali untuk dipadukan dengan kulit tubuhnya yg memang mulus itu.

Sumber