Cerita Seks Gilira Joko Mendapatkan Kebruntungnya Hari ini Hendro kembali menjejakkan kakinya di Jakarta, dari airport ia langsung menuju ke kantornya, dalam perjalanan menuju ke kantornya ia menelepon istrinya memberitahukan bahwa ia sudah berada diJakarta dan sedang dalam perjalanan menuju ke kantornya, ia menjelaskan kepada istrinya bahwa kepulangannya memang mendadak karena ada pertemuan dengan kliennya di Jakarta.

Tikapun hanya mengiyakan saja tanpa memberikan komentar apapun, batinnya berkata ada di Jakarta ataupun tidak ada di Jakarta tidak ada pengaruhnya untuk dia, karena selama ini Hendro tidak pernah memberikan nafkah bathin untuknya, ia selalu mendapatkan nafkah bathin dari orang lain, jadi kalau Hendro di Jakarta malah membuat sulit Tika untuk melakukan aktivitas seksnya.

Rencana Tika hari ini untuk menikmati batang kemaluan Yono lagi menjadi batal karena telepon suaminya tadi, sementara ia merasakan lubang memeknya sudah gatal ingin digaruk oleh k0ntol Yono, tapi apa daya suaminya ada di Jakarta, Tika takut saat dia melakukan persetubuhan dengan Yono dan saat itu juga suaminya menelpon atau suaminya pulang lebih awal, bisa kacau nanti semuanya, akhirnya Tika membatalkan rencananya untuk pergi keluar pada hari ini, hatinya berkata biarlah akan kutunggu sampai suaminya pergi keluar kota lagi, baru kupuaskan dahaga bathinku ini.

Siangnya Tika betul-betul gelisah, dia betul-betul ingin sekali merasakan sodokan-sodokan batang kemaluan lelaki, karena menahan desakan hasrat birahinya, kedua pipi Tika memerah, Tika saat itu sedang duduk santai di ruang keluarga menonton TV tanpa sadar tangannya mulai mengusap-usap bibir memeknya dari balik CDnya, saat itu Tika mengenakan baju model baby doll, roknya sedikit terangkat sehingga CD putihnya terlihat dan pahanya yg putih mulus pun terlihat dengan jelas, Tika yg sedang asyik masyuk tidak menyadari hal itu, yg ada dalam pikirannya sekarang adalah batang kemaluan lelaki yg tegang dan besar.

Usapan tangannya di kelentitnya membuat memeknya mulai basah, Tika mulai mendesah perlahan, menikmati belaian lembut tangannya di kelentit dan dibibir memeknya, tangan kirinya mulai meremas-remas payudaranya, kedua payudaranya yg tidak mengenakan BH silih berganti diremas-remas oleh tangan kirinya, ia membaygkan Yono sedang meremas-remas kedua payudaranya silih berganti dan ia juga membaygkan saat itu Yono juga sedang menjilati kelentit dan memeknya, memeknya semakin basah, hasrat birahinya semakin memuncak.

Ruangan keluarga itu letaknya cukup berjauhan dengan dapur dan ruang makan, jika sedang berada didapur atau diruang makan kegiatan apapun yg terjadi diruang keluarga tidak akan terlihat dari dapur atau ruang makan, begitu pula sebaliknya, dan para pembantunya bila sudah selesai bebenah diruangan keluarga atau diruangan lainnya, mereka akan berkumpul diruangan mereka, karena Hendro telah menyediakan ruangan untuk menonton TV bila pekerjaan mereka sudah selesai, ruangan mereka terletak dekat dengan kamar mereka yaitu dekat dengan garasi mobil, jadi kegiatan Tika saat ini tidak ada satu orang pun yg melihatnya.

Gejolak birahi Tika semakin meningkat, desahannya semakin sering terdengar, kedua payudaranya yg tidak mengenakan BH sudah tidak tertutup apa-apa lagi, kedua putingnya sudah mengeras dan mencuat keluar, CDnya sudah melorot sampai paha, dan terlihat jari tengah tangan kanannya sudah berada dalam jepitan memeknya, dan terlihat jari tengahnya sedang keluar masuk di lubang memeknya, terlihat pantatnya naik-turun dari kursinya seiring dengan keluar masuk jari tengahnya.

Sumber