Cerita Sex Baru Pertama Kali Melihat Begituan - Pukul 1 siang kakakku menelponku untuk maen kerumahnya selepas pulang sekolah, aku sempat berfikir kenapa dia menyuruhku untuk datang kerumahnya, mungkin aku disuruh untuk menjaga rumahnya karena kakakku biasanya begitu sering ke luar kota dalam pekerjaannya, aku sampai rumahnya pukul 12 malam dan aku ketuk pintu rumahnya tapi tak ada orang.

Kak Sofie, pembantu rumah abangku pasti ada di belakang, fikirku. Ternyata pintu tak berkunci, aku masuk, sepi, langsung aku ke belakang.

Maksudku mau memperingatkan Kak Sofie tentang kelalaiannya tak mengunci pintu. Sampai di belakang Kak Sofie tak ada. Aku masuk melalui pintu belakang.

Aku terus ke ruang tengah. Saat itulah Kak Sofie muncul dari bilik mandi tengah. Aku berniat menegurnya, tapi niatku tertanguh sebab Kak Sofie keluar dari bilik mandi hanya berbalut kain tuala yang tak begitu lebar.

Buah dadanya yang besar itu seakan-akan tumpah. Lebih dari separuh dadanya tak bertutup. Dari dadanya ke atas lutut saja yang tersembunyi ditutupi tuala itu.

Dan bawahnya Seluruh pahanya tampak! Kain sempit itu hanya sanggup menutup sampai pangkal pahanya saja. Aku segera mengambil kedudukan disatu sudut yang tenang dan tersembunyi. Fikiran jahat mendorong saya untuk mengamati, iaitu dibalik pintu kaca belakang viltrage menghalang pandangan Kak Sofie ke dalam.

Habis mandi dia masih mengemas peralatan cuci. Sebelumnya dia tak pernah begini, mungkin disangkakannya tak ada orang. Yang membuat jantungku berdegup kencang adalah wakti ia membelakangiku. Kak Sofie membungkuk mengambil sesuatu di dalam baldi.
Seluruh punggungnya kelihatan, bahkan se detik aku sempat melihat kemaluannya dari belakang! Makumlah, dia baru lepas mandi. Tentulah tak memakai pantie.

Bukan hanya itu saja. Setelah selesai, Kak Sofie melangkah memasuki ke biliknya. Sebelum masuk inilah yang membuat jantungku terhenti. Kak Sofie melepas kainnya dan menjemurnya dalam keadaan telanjang bulat!

Kunjungi Forum Bokep, Forum Dewasa : Lendir Abg , Toket Kecil

Hanya beberapa detik aku menikmati tubuh mulusnya dari belakang, miring agak ke samping. Bulatan buah dada kirinya sangat jelas. Kulit tubuhnya begitu bersih. Bentuk tubuhnya memang bagus, kecuali agak gemuk dan berisi. Bidang dadanya luas, pinggangnya menyempit, pinggulnya melebar dan sental.

Kak Sofie langsung melangkah masuk ke bilik tidurnya. Dalam melangkah, se detik itu sempat terlihat bahwa bulu2 kelamin Kak Sofie lebat! Lain tidak jelas.Kemudian ia menutup pintu.

Aku yang masih belum pernah beristeri dan tidak pernah melihat tubuh wanita secara kulit, merasa dada ku berdebar. Selama ini aku hanya melihat filem blue dari CD saja.

Sumber