Cerita Seks Bermain Gituan dengan Rika – Rumah yang besar didalammnya ada 8 mobil dianatra ada limosin di belakang rumhanya masih ada kolam renangnya dengan air yang jernih dan luas, dimana sampingnya ada lapangan tenis dan bola basket, ternyata didalam rumahnya ada kurang lebih 40 pembantu yang kesemuanya adalah wanita, tak hanya itu saja ada kurang lebih 80 kamar dan diantara salah satu kamar berisi macam perabotan yang mana isinya tv led yang besar, ac, kasur yang sangat empuk.

Di situ tergolek sepasang manusia di mabuk asmara, mereka berdua tergolek telanjang dengan posisi saling berangkulan. Oh, begitu indahnya. Si cowok bernama Sony dan si cewek bernama Rika. Sony adalah lelaki sejati dengan tubuh tinggi kekar 180 cm dengan berat 78 kg menjadikan dia “the real man”.

Ditambah dengan ukuran batang kemaluannya yang lumayan panjang sekitar 17 cm dengan diameter 12 cm. Dan ceweknya Rika dengan tubuh seksi dan kulitnya seputih salju, tinggi 175 cm dengan berat 60 kg. Terus ditambah wajahnya secantik Marimar, rambutnya yang panjang dan indah tergerai, hidungnya semancung cewek bule, bibirnya sensual, lehernya yang jenjang

Susunya yang montok dan mancung itu kira-kira 36C, perutnya yang datar dan kencang, pinggangnya yang langsing, pantatnya yang semok, terusss… ohh… kemaluannya terlihatlah daging vagina yang memerah segar dengan bibirnya yang sempit dikelilingi oleh bulu kemaluan yang halus rapi membentuk segitiga.

Daging kemaluannya empuk dan terpelihara baik, bersih dan tidak ada bau apa-apa. Pahanya yang putih mulus dengan ditumbuhi bulu-bulu halus dan seterusnya pokoknya “uendaaang” dech.

Lalu 5 menit kemudian terdengarlah bunyi weker dengan nyaringnya. Sony mendadak terbangun dari tidurnya, dia melihat Rika tertidur pulas di sebelahnya.

Dia mengamati wajah pacarnya itu dengan seksama, lalu dia mencium kening pacarnya terus bibirnya yang sensual itu. Rika terbangun juga dari tidurnya terus kaget melihat Sony memandangnya penuh arti. Lalu…

“Sony sayang, kenapa memandangku seperti itu?” tanyanya penasaran sambil tangannya memilin puting susu Sony.

“Tidak kok Sayang, aku cuma kagum dengan kecantikanmu yang tiada duanya ini…” jawab Sony sambil mencium mesra bibir Rika.

“Oh.. Sony Sayang, aku tercipta memang untuk kamu seorang, aku milikmu seutuhnya Sony,” jawabnya sambil memeluk tubuh Sony.

“Oh.. Rika sayang kau memang bidadariku, ohh… I love you so much honey, ohhh… my baby.. my darling.. ohhh?”

Mereka berdua saling dekap, peluk, peluk dan peluk lagi, oh sungguh indahnya. Tapi beberapa menit kemudian telepon berbunyi, mereka berdua sempat tersentak karena sedang asyik bertempur, eh.. telpon berbunyi. Telepon diangkat Rika, lalu…

Sumber