Cerita Sex Ngentot Dengan Kedua Teman Cantikku - Selama kuliah kehidupan gue bener-bener seru, karena gue hidup sendiri disini dan gue bisa ngelakuin banyak hal dengan bebas. Temen-temen gue juga sering dateng atau nginep di rumah gue. Pada suatu hari kehidupan kuliah gue menjadi sangat BRUTAL dan berubah total karena kedua temen cantik gue yang bernama (samaran) Putri dan Molly. Cerita panas sex terbaru ini dimulai pada suatu sore sehabis pulang kampus.

Hari itu sangat melelahkan untuk kita semua yang di jurusan Bisnis karena seharian harus membuat tugas kelompok yang sangat banyak dan ribet. Beruntung banget gue punya group yang asik-asik jadi tidak begitu bosan mengerjakannya. Kelompok gue terdiri dari 5 orang yaitu gue, Putri, molly, paul, dan mark. Sesudah selesai mengerjakan tugas kelompok, perut kita mulai lapar dan ingin makan diluar bersama-sama. Tetapi karena paul dan mark tidak bisa ikut karena kacapaian, maka Putri dan molly mengusulkan untuk makan dirumah gue.

Di dalam mobil gue cuman kita bertiga, MOLLY yang mempunyai tinggi sekitar 160cm, buahdada 36b, badan berisi, kulit putih, rambut sepundak, dan dandanannya sangat seksi itu duduk di sebelah gue dan PUTRI yang mempunyai tinggi tidak jauh beda dengan molly, badan berisi, buahdada sekitar 36b, rambut sepunggung, kulit coklat muda, dan memakai tanktop hitam + celana pendek itu duduk di bangku belakang. Pikiran gue saat itu bener2 ngaco dan PENIS gue ga bisa berenti berdiri, perasaan gue jauh dari lapar sekarang tapi nafsu gue bener2 udah gabisa ditahan lagi. Suasana di mobil sangat sepi mungkin karena kita semua sangat lelah.

Tiba-tiba Putri membuka pembicaraan
“Ndre, kita jalan muter-muter dulu yo jangan langsung kerumah lo”, dan Molly tiba-tiba ikutan membahas
“iya Ndre kita ke Circle K aja dulu beli apaan kek terus ngobrol-ngobrol sambil jalan-jalan″. Karena mereka berdua pingin jalan-jalan dulu yasudah tidak ada ruginya jg untuk gue, malah bisa ngeliat mereka berdua, dan cium bau parfum nya yang wangi.
“yaudah, kita ke ck abis itu ke puncak aja sekalian biar bisa jalan-jalan, udah mau malem juga jadi ga begitu macet”. Kita bertiga langsung menuju CK untuk membeli cemilan, dan beer.
Suasana Mobil mulai memanas, kita bertiga ngobrol, becanda2, dan gue inget gue masih punya 1 linting GANJA langsung saja kita bakar sama2. Bercandaan pun makin lama makin ngaco. Posisi Penis gue masih sama-sama aja berdiri terus, ditambah melihat pemandangan indah dari Molly yang duduk di sebelah gue sedang mengikat rambut nya, dari situ ketek Molly yang sangat mulus terlihat jelas oleh gue, dan buah dadanya yang maju & keras membuat gue ga bisa berenti ngeliatnya.

“Ehhh, liat aja jalanan dulu baru liatin ketek gue Ndre”, ternyata Molly sadar kalau gue liatin dia dari tadi ahaha.
Perjalanan kami masih panjang sekitar 1stengah jam lagi sampe Puncak. Kita pun mampir ke pom bensin terdekat, dan Molly, Putri ikut patungan bensin, Tiba2 sewaktu Molly kasih uang ke gue, uangnya jatoh diatas PENIS gue yang masih berdiri. Molly pun ambil uangnya diatas PENIS gue dan gue gatau itu sengaja atau ga sengaja Molly nyentuh PENIS keras gue.
“Ahhhhhh….” Molly teriak karena tau itu gue lagi berdiri. Gue langsung cepet2 keluar mobil utk isi bensin. Sesudah isi bensin gue langsung masuk ke dalem mobil.
“Kok itu lo berdiri sih Ndre, masih berdiri ga sampe sekarang” kata Putri dari belakang.
“Emangnya kenapa kalau masih berdiri? Lo mau pegang?” Jawaban konyol pun keluar dari mulut gue.
“Gamau pegang sihh!!! Emangnya kenapa Ndre itu lo kok bisa berdiri?” kata Putri,
“soalnya gue lagi nafsu Put karena ada lo bedua”.
“Emangnya kita berdua kenapa Ndre?” Molly ikutan,
“Soalnya lo bedua itu cantik banget terus ehmmmm” karena efek ganja dan nafsu, gue jadi berani jawab yang engga2 begitupun mereka.
“Boleh liat ga itu lo Ndre khan gue tadi udah kasih liat ketek gue yang jd bikin itu lo berdiri. Jadi sekarang giliran gue dong” kata Molly.
Gue udah gatau mikirin apa-apa lagi disitu walaupun mereka berdua temen deket gue tapi kali ini udah ga bisa ditahan lagi nafsu gue,
“kalau mau liat buka aja sendiri” saut gue. Dengan cepatnya tangan Molly pun langsung meraba2 paha gue dan membuka resleting jeans gue.
“ahhh kok serem sih gede gini, gue belom pernah megang itu yang asli jadi lo aja deh Put” kata Molly,
“gue juga belom pernah mol, gmana donggg?” kata Putri. Karena mereka berdua malu dan ga ada pengalaman sama sekali, gue jadi ga tega
“yaudah kalau gamau resleting gue tutup lagi dong”. Tangan Molly langsung menuju Penis gue lagi utk nutup resleting gue.
Ternyata tangan Molly kali ini bukan meresleting jeans gue justru membuka jeans gue. Jeans gue pun diplorotkan Molly, sekarang tinggal boxer gue aja.
“Mau coba dong molll!” saut Putri dari belakang.
Sekarang gantian tangan Putri yang memegang PENIS gue dari luar boxer. Gue cuman bisa mendesah aja gatau apa yang mereka berdua lakuin sama PENIS gue, karena harus konsen melihat jalan. Bibir Putri pun tiba-tiba mengecup pipi kiri gue sambil asik mengelus2 PENIS gue dengan Molly.

Sumber