Cerita Sex Memek Dari Saudaraku - Berambut sebahu dengan warna merah yang disemir dan kulitnya berwarna putih mudah menarik perhatian lawan jenisnya, kami berjumpa lagi di kota jogya yang sekian lama sudah tak lama bertemu, saat itu dia masih kuliah, di perguruan tinggi Jogya saat dia di jogja dia bertempat tinggal di rumahnya budenya.

Aku mengenalnya sejak kanak-kanak. Ia memang gadis yang lincah, terbuka dan tergolong berotak encer. Setahun setelah aku menikah, isteriku melahirkan anak kami yang pertama. Hubungan kami rukun dan saling mencintai. Kami tinggal di rumah sendiri, agak di luar kota.

Sewaktu melahirkan, isteriku mengalami pendarahan hebat dan harus dirawat di rumah sakit lebih lama ketimbang anak kami. Sungguh repot harus merawat bayi di rumah. Karena itu, ibu mertua, ibuku sendiri, tante (ibunya Ratna) serta Ratna dengan suka rela bergiliran membantu kerepotan kami. Semua berlalu selamat sampai isteriku diperbolehkan pulang dan langsung bisa merawat dan menyusui anak kami.

Hari-hari berikutnya, Ratna masih sering datang menengok anak kami yang katanya cantik dan lucu. Bahkan, heran kenapa, bayi kami sangat lekat dengan Ratna. Kalau sedang rewel, menangis, meronta-ronta kalau digendong Ratna menjadi diam dan tertidur dalam pangkuan atau gendongan Ratna.

Sepulang kuliah, kalau ada waktu, Ratna selalu mampir dan membantu isteriku merawat si kecil. Lama-lama Ratna sering tinggal di rumah kami. Isteriku sangat senang atas bantuan Ratna. Tampaknya Ratna tulus dan ikhlas membantu kami.

Apalagi aku harus kerja sepenuh hari dan sering pulang malam. Bertambah besar, bayi kami berkurang nakalnya. Ratna mulai tidak banyak mampirke rumah. Isteriku juga semakin sehat dan bisa mengurus seluruh keperluannya. Namun suatu malam ketika aku masih asyik menyelesaikan pekerjaan di kantor, Ratna tiba-tiba muncul.

Sumber