Cerita Sex Jeritan Rintih Ibu Dera Terlihat Dera yang sedang di praktek Dokter Kandungan, dia seakan akan masih ada rasa takut setelah kejadian yang menimpanya, di atakut kalau hamil karena sperma oranglain pastinya suaminya juga bertanya Tanya jika dia hamil, kebutalan suaminya lagi keluar kota selama 3 minggu, Dera sedang mendatangi tempat praktek ke dokter kandungan untuk memastikan dia hamil atau tidak.

Dia ingin cepat-cepat berkonsultasi dengan dokter kandungan untuk memastikan alat kontrasepsi apa yang cocok untuk dia, karena Dera ingin segera merasakan kepuasan bersenggama kembali, hampir lebih dari 2 minggu, Dera tidak dapat menikmati sodokan-sodokan ******-****** perkasa yang dapat memberikan kepuasan kepada dirinya, karena ia takut akan hamil.

bu Dera,

Dera mendengar namanya dipanggil.

Yach, betul, Dera menjawab, dan menengok kearah siempunya suara yang ternyata suster di tempat praktek ini.

Sekarang giliran ibu, kata suster tersebut, mari ikut saya, bu.!!

Oh..yach, jawab Dera, sambil berdiri dan mengikuti suster itu menuju keruangan praktek.

Dera baru menyadari tempat praktek dokter kandungan yang tadi lumayan penuh dengan pasien, sekarang telah kosong, Dera menyadari bahwa ia adalah pasien terakhir.

Dok, ini ibu Dera pasien terakhir kita malam ini, Kata suster itu kepada lelaki yang berada didalam ruangan praktek itu

Dalam hati Dera membatin,masih muda nih dokter, dan wajahnya lumayan ganteng, Dera memperkirakan dokter ini seumuran dia.

Malam, dok, Dera menyapa si dokter.

Malam, juga Bu! Silahkan duduk bu! Apa yang bisa saya bantu??, si dokter menjawab sambil bertanya dan mempersilahkan Dera duduk.

Sebelum sempat Dera menjawab pertanyaan sang dokter, ia mendengar si suster berkata, Dok, ibu Derakan pasien terakhir, dan saya kebetulan ada keperluan keluarga, boleh saya pulang lebih dulu,

Oh..ok, jawab si dokter sambil beranjak dari tempat duduknya.

Sebentar yach bu,kata si dokter ke Dera, lalu dokter itu keluar dari ruangan mengikuti si suster.

Tak lama kemudian dokter itu kembali dan berkata kepada Dera, maaf yach bu, soalnya saya harus mengunci pintu depan, kalau tidak nanti ada orang dating lagi untuk berobat atau berkonsultasi, padahal ibu Dera-kan pasien saya terakhir apalagi suster saya sudah pulang

Oh..gak apa-apa kok, balas Dera

Nach, sekarang apa keluhan ibu, mudah-mudahan saya bisa bantu, tanya si dokter.

Begini dok, saya ingin memakai alat kontrasepsi, tapi saya tidak mau kalau suami saya itu memekai kondom, jadi kira-kira alat kontrasepsi apa yang bagus untuk saya, Dera menjelaskan maksud tujuannya datang ketempat praktek ini.

Sumber