Cerita Ngentot Selembut Nafsu Wanita – Di suatu desa hiduplah seorang pemuda yang bernama Roby Wilantara. Ia sehari-hari berprofesi sebagai tukang ojeg. Pasa awalnya pengalaman sebagai tukang ojeg biasa-biasa saja bahkan lancar-lancar saja. Tetapi lama kelamaan pengalamannya semakin pahit. Hal itu ditandai dengan semakin sepinya penumpang tetapi persaingan tetap ada.

Untuk mengubah nasibnya, akhirnya Roby memutuskan untuk mengadu nasib di kota. Untuk modal tersebut Roby terpaksa menjual motor milik satu-satunya itu. Akhirnya terjuallah motor Roby seharga 5 juta kepada tetangganya yang kebetulan sedang membutuhkan motor.

Dengan modal sebesar itu jadilah Roby pergi ke kota untuk mengadu nasib. Saat tiba di kota Roby mencari kontrakkan yang cocok untuknya. Setelah cukup lama mencari, ia mendapatkan kontrakan dengan biaya sebesar Rp 150.000/bulan. Untuk ukuran Jakarta biaya tersebut termasuk murah.

Setelah resmi menempati kontrakan itu datanglah seorang gadis tetangganya untuk berkenalan.

“Hai..” sapa gadis itu.
“Hai juga..” balas Roby.
“Aku baru lihat kamu di sini.”
“Ya memang saya baru datang dari desa untuk mengadu nasib di kota ini.”
“Ooh…siapa namamu?”
“Namaku Roby, panggil saja aku Roby. Dan namamu..?”
“Namaku Melisa, panggil saja aku Lisa.”

Setelah itu cukup lama mereka berbincang-bincang mengenai diri dan pengalaman mereka.

“Lisa, nanti sore kamu ada acara.?”

Lisa berpikir sejenak.

“Tidak, memangnya ada apa?”
“Aku mau ngajak kamu untuk membeli mebel.”
“Ya, bisa nanti aku, kau ajak.”

Saat ini waktu sore pun tiba. Roby dan Melisa pergi ke toko mebel sambil berbincang-bincang. Roby membuka pembicaraan.

“Lis, aku saat ini menganggur dan ingin mencari pekerjaan. Apakah engkau punya informasi lowongan kerja?”
“Kalau di tempatku ada yaitu sebagai security, kamu mau?”
“Memangnya kerjamu dimana sih?”
“Aku bekerja sebagai DJ di sebuah diskotik.”
“Kalau ada lowongan di sana tolong bantu aku dong.”
“Ya, akan aku usahakan.”

Pada suatu saat dengan usaha Lisa, Roby di panggil oleh manager diskotik untuk wawancara. Dan wawancara berjalan dengan lancar tanpa hambatan apapun. Selain itu Roby juga di terima untuk bekerja di discotik itu.

Sumber