Cerita Seks Ina Tetangga Yang Hypersex – Nama saya Prastyo, biasa dipanggil pras aja. Seperti kalian ketahui saat ini saya mahasiswa tingkat akhir di suatu PTN di Makassar, saya adalah mahasiswa yang nyaris hanya biasa saja. Dengan tinggi 172cm dan berat 60kg dan wajah yang agak oriental (kata” teman). Cerita saya ini tidak pernah saya sangka bakal terjadi karena partner sex yang saya temani itu ternyata tetangga saya sendiri. Tetangga saya ini sebenarnya bukan tipe wanita ideal menurut saya, dan saya sebelumnya tidak pernah tertarik sama sekali. Kami tinggal di sebuah perumahan di Makassar dimana perumahan tersebut kehidupan bertetanggan nya sangat kuat jadi nyaris untuk mengincar/nakal” dengan tetangga itu tidak mungkin.

Nah pada suatu hari, sehabis kuliah saya kewarnet dekat rumah untuk mengerjakan tugas kuliah yang makin menumpuk. Setelah tugas kuliah saya selesai, iseng-iseng saya membuka applikasi chat (mirc) untuk sekedar have fun. Dari beberapa yang saya ajak chat ada satu wanita yang sangat welcome dengan chat saya. Chat pun berlanjut hingga dia memberikan facebooknya setelah saya mengetahui ternyata yang saya temani chat itu adalah tetangga saya sendiri. Timbul niat iseng saya buat mengajakin tetangga saya ini ML tapi itu cuman dalam mimpi saja..

Ohh iya tetangga saya ini adalah seorang anak dokter dimana kedua orangtuanya sangat dihormati di perumahan tersebut, dan saya sebelumnya tidak pernah akrab. Rumah saya dan rumah nya cuman terpisah 4 rumah. Dia berkuliah di tempat saya juga kuliah cmn kami lain fakultas dan satu hal juga saya g pernah berfikir buat bs ML dengan dia karena dia memakai jilbab (no sara). Tetangga saya tersebut bernama Nina sebagai bayangan buat semproters Nina ini tingginya 159cm dengan berat mungkin sekitar 45 kg. dan nyaris g ada yang special dari ukuran tubuhnya. Ukuran boobsnya pun cmn 32 artinya saya memang g pernah tertarik secara sex dengan Nina ini.

Tapi itu berubah setelah saya timbul buat berfikir mengajak si Nina ml lewat chat, awalnya dia cmn diam dengan ajak kan saya. Karena saya tidak membuka identitas asli saya, setelah berpanjang-panjang chat dengan Nina termasuk kita sempat berchat sex. Disepakati kalau kita bertemu saja dulu.

Disepakati lah sorenya kita bertemu dengan tempat bertemu depan kompleks perumahan tersebut, kebetulan itu hari saya lagi membawa kendaraan (mobil). Di sore itu hari Nina cmn memakai baju kaos dengan jins skinny nya tanpa memakai jilbab nya. Setelah beberapa kali sms”an saya mencoba memberi kejutan si Nina agar langsung naik aja di mobil saya dimana saya udah memarkir mobil saya dengan rapi tanpa takut harus ketahuan ketika saya dan Nina lagi ML.

Sumber