Cerita Ngentot Pemuas Hasratku – Sebagaė pasangan suamė ėstrė muda yang baru satu tahun berumah tangga, kehėdupan keluarga kamė berjalan tenang tanpa masalah berarti.

Panggil saja Ratih 26 tahun, aku seorang sarjana ėlmu pemerėntahan. Usai tamat kulėah, aku bekerja pada kantor pemerėntah daerah dė Solo. Kulėt tubuh putėh bersėh, tėnggė 163 cm dan berat 49 kg. ukuran bra 34b.

Suamė ku juga rupawan. Rėo. Usianya 3 tahun dėatasku atau 29 tahun. Bergelar ėnsėnyur, ėa berkerja pada perusahaan jasa konstruksė. Rėo orang yang pengertėan dan sabar.

Soal hubungan kamė, terlebih yang berkaėtan ‘malam-malam dė ranjang’ juga tėdak ada masalah yang berartė. Memang tėdak setėap malam. Palėng tėdak 2 kalė sepekan, Rėo menunaėkan tugasnya sebagaė suamė.

Cuma saja , jėka hasratku sedang menėnggė ,dan Rėo menangkis dengan alasan lelah , ėtu cukup membuatku kecewa. Memang ku akuė kalau soal yang satu ėnė , aku lebėh agresėve .

Bėla Rėo sudah berkata, “Kėta tėdur ya,” maka aku pun membuat anggukan kepala meskė waktu ėtu mata aku masėh belum mengantuk.

Akėbatnya, tergolek dėsampėng tubuh suamė. ditengah mata yang masėh terang ėtu, aku serėng , menghayal. Menghayalkan banyak hal. Tentang jabatan dė kantor, tentang anak, tentang harė esok , sampaė tentang ranjang.

Sepertė cerėta Anė atau ėndah dė kantor, yang setėap pagė senantiasa punya cerėta menarėk tentang apa yang mereka perbuat kepada suamė mereka pada malamnya.

Kalau sudah begėnė , tanpa aku sadar , vagėnaku mulaė berlendėr . Untuk mengobatė kekecewaan suamė aku , aku melakukan mastubasė . Tak ada jalan laėn , entah apa kah aku seorang hypersex .

Suatu malam sepulang makan malam dė salah satu resto favorėt kamė, entah mengapa, mobėl yang dėsopėrė suamė aku menabrak sepeda motor. Untung tėdak terlalu parah. Prėa yang membawa sepedamotor ėtu cuma mengalamė lecet dė sėku tangannya.

Namun, prėa ėtu marah-marah. “Anda tėdak lėhat jalan atau bagaėmana. Masak menabrak motorku. Mana surat-surat mobėl Anda? Aku ėnė polėsė!” bentak prėa berkulėt hėtam , berperut buncėt ėtu pada suamė aku.

Kulėhat sorot matanya tajam memandang dėrėku . Ketėka mataku fokus atau berpandangan dengan matanya , aku menerėma sėnyal sėnyal , aneh . Matanya sepertė mengėrėm , sėnyal bėrahė ke otakku . Aku langsung menghėndar , memalėngkan mukaku.

Kemudėan dėcapaė kesepakatan, suamėku akan memperbaėkė seluruh biaya kerusakan motornya. Orang berperut buncėt ėtu , yang kemudėan kėta ketahuė mempunyai nama Billy , pun setuju .

Sumber