Cerita Dewasa Kenangan Bersama Diriku – Aku adalah lulusan PTS yang ternama di kota Bandung, kalau bicara soal seks jujur saja aku masih tabu mendengarnya bayangkan saja umurku yang segini masih terbilang cupu soal sex, tapi kisah ini yang aku alami memang benar terjadi dulunya waktu dikampus aku seorang aktivis kerohanian, dan kisah aku berawal dari SMS pesan pendek.

Aku berniat mengirim SMS ke seorang teman (wanita) lama yang kukenal. Karena sudah tidak lama berhubungan, dan aku tidak punya catatan tentang nomor HP temanku tersebut, maka aku menuliskan nomor HP dengan agak mereka-reka. Segera kukirimkan SMS tersebut, berisi pesan yang kira-kira menyatakan bahwa aku kangen dan ingin bertemu dengannya.

Satu kali SMS kukirim kepadanya, dia tidak menjawab.

“Aneh”, pkirku. Tak mungkin temanku itu tidak membalas kalau tahu SMS tersebut dariku.

Kemudian kukirimkan sekali lagi, dan kucantumkan namaku. Tak lama kemudian, ia membalas dengan miss call. Karena saat itu aku sedang sibuk, kubalas saja miss call nya dengan pesan SMS yang menyatakan bahwa aku akan meneleponnya sore nanti.

Sore, pukul 17.00. Segera kutelepon temanku itu, seperti yang kujanjikan.

“Halo, Nadia?”, tanyaku sejenak, ragu.

“I think you’ve called a wrong number”, begitu tanggapan lawan bicaraku.

“Oh, maaf. Saya pikir anda adalah teman saya. Memang saya tidak ingat betul nomor HP-nya. Maaf kalau telah mengganggu”, jawabku sambil menahan malu.

“Oh, tidak apa-apa”, jawab lawan bicaraku lagi. Saat itu juga hendak kumatikan teleponku, namun lawan bicaraku segera bertanya.

“Memang yang mau kamu telepon ini siapa sih? Kok pake kangen2 segala?”, ungkapnya, menggoda.
Lalu kujawab bahwa Nadia adalah teman lamaku, dan kami telah berkawan selama 6 tahun. Singkat kata, akhirnya kami berkenalan. Dari telepon itu, aku tahu bahwa nama wanita tersebut adalah Mia.

Sejak saat itu, kami sering berkirim SMS. Kadang-kadang aku malah menelponnya. Namun, tidak ada niat sedikitpun dalam diriku untuk menemuinya, atau melihat wajahnya. Toh tidak ada maksud apa-apa, pikirku. Dua bulan berjalan sejak perkenalan itu, entah mengapa, isi pesan SMS berubah menjadi hal-hal yang agak menjurus ke seks.

Sumber