Cerita Ngentot Adik Mantanku Yang Aduhai – Aku dulu sempat menjalin hubungan cinta alias berpacaran dengan sebut saja Febby, seorang cwe yang menjadi tmn satu kampusku. Febby adalah tipe cwe yang cuek namun suka sekali dengan hal-hal yang berbau seks. Tak heran saat berpacaran,kami sering ML. Terkadang dihotel,dirumahnya,bahkan kami sempat mencoba sensasi dgn ML disebuah pantai,diantara batu-batu karang namun sedikit jauh dari keramaian pengunjung. Kadang jg kami mencoba sensasi dgn ML dihutan. Tetapi lebih seringnya kami melakukan “pertempuran” itu di rumah Febby.

Orangtua Febby memang selalu disibukkan dengan kerja mereka yang sebagai owner sebuah resto ( ibu ) dan sebagai Manager operasional sebuah perusahaan swasta ( Ayah ). Jadi rumah Febby,seringnya dalam keadaan kosong,hanya ada dia dan adiknya dan pembantu 1 orang jika orangtuanya sedang berdinas keluar kota.

Aq pun sering sekali datang kerumah Febby, hingga akupun akrab dengan adiknya yang cewek,bernama Dhea. Dhea masih bersekolah disalah satu SMA Negeri. Dhea ini jika dibandingkan dengan Febby,lebih sedikit genit. Dhea mempunyai tubuh yang jauh lebih montok daripada kakaknya.

Suatu ketika,aku dan Febby sedang bertengkar yang menyebabkan hubungan kami menjadi berakhir. Tak lama kemudian,aku pun mengajak curhat dengan adiknya,dan menanyakan kenapa Febby berubah drastis,hingga dia memutuskan hubungan secara sepihak. Diperoleh lah info bahwa Febby ternyata telah menjalin hubungan dengan pria lain,dan itu berlangsung cukup lama. Sebenarnya sedih,tetapi kehadiran Dhea yang selalu ada disaat aku membutuhkan teman curhat menjadikanku suka terhadapnya. Febby pun mulai jarang pulang kerumah lagi sejak dia menjalin hubungan dengan pria itu. Aku pun tak ambil pusing. Kakaknya lenyap,yang penting masih ada adiknya.

Selang beberapa lama,aku pun rajin SSi ke Dhea,dan gayung pun bersambut. Mulailah aku semakin akrab dengan Dhea layaknya orang pacaran. Awalnya aku hanya menganggap Dhea hanya sebatas TTM.Suatu hari,Aku bertandang kerumah Dhea setelah mendapat SMS dr Dhea bahwa dirumahnya sedang kosong,dan Dhea takut dirumah sendirian. Pembantunya pun sedang pulang kampung beberapa hari karena anaknya sedang menikah. Akupun meluncur kesana sekitar pukul 7 malam. Setelah itu Dhea mempersilahkan q masuk,dan kami mulai berbincang.

Sumber