Seiring kabar akan bergabungnya Mario Balotelli ke Liverpool, pembicaraan publik pun kembali mengarah ke ulah-ulah kontroversial sang pemain. Namun Andrea Pirlo percaya Balotelli kini sudah lebih matang.

Balotelli kabarnya tinggal selangkah lagi berseragam Liverpool, setelah AC Milan disebut menyepakati harga 16 juta poundsterling untuk pemain 24 tahun tersebut. Si pemain sendiri sudah terbang ke Inggris untuk melakukan pembicaraan kontrak.

Namun tak cuma kabar kepindahannya saja yang ramai dibicarakan, publik seketika langsung mengangkat kembali berbagai kisah kontroversial Balotelli. Pemain berdarah Ghana itu memang dikenal punya riwayat aksi-aksi nyeleneh dan terlibat berbagai insiden. Maka pertanyaan yang mengemuka adalah kira-kira apa lagi yang akan dilakukan Balotelli di Liverpool?

Hal ini lantas ditanggapi oleh Pirlo, rekan setim Balotelli di tim nasional Italia. Meski tak pernah satu klub dengan sang junior, gelandang Juventus itu percaya kini Balotelli sudah lebih dewasa dalam bersikap. Utamanya sejak dia memutuskan pulang ke Italia tahun lalu usai merantau di Inggris bersama Manchester City.

"Mario sudah lebih dewasa sejak dia kembali ke Italia. Dia akan jadi orang pertama yang mengakui ketika usianya lebih muda, dia membuat sejumlah kesalahan," ujar Pirlo.

"Tapi dia bukan pemain seperti itu lagi. Siapapun yang masih membicarakan dia terkait hal-hal itu adalah orang-orang yang hidup di masa lalu," imbuhnya, seperti dilansir Liverpool Echo.

Semenjak pulang ke Italia dan memperkuat AC Milan, Balotelli memang relatif lebih 'jinak'. Sebelumnya, berbagai aksi kontroversialnya kerap menghiasi tajuk utama berbagai media.

Misalnya, hanya beberapa hari setelah resmi bergabung dengan City, Balotelli terlibat kecelakaan dengan mobil Audi R8-nya dan diketahui membawa uang tunai sebesar 5 ribu poundsterling (sekitar 96 juta). Saat ditanya polisi perihal uang tersebut, Balotelli menyahut enteng "Karena saya kaya."

Dia juga pernah melemparkan anak panah kecil (dart) ke pemain muda City, nyaris berkelahi dengan Jerome Boateng dan Micah Ricards yang merupakan rekan setimnya, atau ribut dengan pelatih-pelatihnya dari Roberto Mancini sampai Jose Mourinho. Balotelli juga pernah hampir membakar rumahnya sendiri di Manchester, saat bermain kembang api di kamar mandi.

Meski kerap berulah, Balotelli sendiri sejatinya dianggap punya bakat besar. Sejak memulai karier di level top bersama Inter Milan hingga saat ini, pemain kelahiran Palermo itu total mencatatkan 88 gol dalam 220 penampilan di berbagai ajang klub. Sepanjang satu setengah musim bersama Milan saja dia mampu membuat 30 gol dari 54 kali bermain sebagaimana dilansir transfermarkt, jumlah yang bisa dibilang cukup tajam.

Pirlo termasuk orang yang yakin Balotelli punya bakat besar dan berpotensi menjadi salah satu penyerang unggul di Eropa. Namun satu hal yang perlu diperhatikan adalah bahwa pemain ini perlu dijaga dari sorotan berlebihan.

"Saya selalu mengatakan bahwa, di lingkungan yang tepat dia punya potensi untuk jadi salah satu penyerang terbaik di Eropa. Dia perlu diberikan ruang," sahut Pirlo.

"Media tidak perlu menuliskan kisah setiap kali dia pergi berbelanja. Sudah waktunya hanya menulis soal apa yang dia lakukan di atas lapangan," demikian dia.

POSTED BY : BANDAR BOLA