Laga eksebisi Starbol Indonesia ini juga diikuti dua mantan penggawa Real Madrid, Michel Salgado dan Fernando Morientes Tim Star Indonesia berhasil menaklukkan Star Legend dengan skor tipis 2-1, pada laga eksebisi bertajuk Starbol Indonesia di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Sabtu (15/11) petang. Tim Star Indonesia mayoritas dihuni mantan para pemaintimnas Indonesia U-19 yang dilatih Indra Sjafri.


Sedangkan tim Star Legend dihuni mantan pemain timnas Indonesia dan beberapa pemain yang masih aktif bermain seperti Andik Vermansah, Taufiq, Tony Sucipto, Ponaryo Astaman, hingga Ismed Sofyan.

Selain itu, laga ini juga diikuti dua mantan pemain Real Madrid, Michel Salgado dan Fernando Morientes. Dua pemain itu pada babak pertama memperkuat tim Star Legend, dan di babak kedua memperkuat Star Indonesia.

Babak pertama

Tim Star Legend mencoba memberikan tekanan ke lini pertahanan Star Indonesia. Peluang matang didapatkan Star Legend pada menit keempat melalui Yohanes Ferinando Pahabol. Namun, dua kali tembakannya di depan gawang Star Indonesia berhasil ditepis Ravi Murdianto.

Morientes juga tak mau ketinggalan untuk memberikan ancaman ke gawang Star Indonesia. Tapi, sepakannya masih melambung di atas gawang. Begitu pula, tendangan kaki kirinya di menit 16 juga masih bisa diantisipasi dengan baik oleh Ravi.

Mantan striker Real Madrid itu sebenarnya berhasil membobol gawang Star Indonesia pada menit ke-20, setelah menerima umpan Pahabol. Sayang, gol tersebut dianulir wasit lantaran Morientes sudah terjebak off-side lebih dulu.

Tim Star Indonesia juga tak mau kalah, dari segi penguasaan bola mereka pun tak kalah. Peluang didapatkan tim Star Indonesia, melalui Dimas Drajad yang menerima umpan tarik dari Paulo Sitanggang.

Namun, tendangannya masih membentur tiang gawang dan bola muntah yang disambar Miftahul Hamdi juga berhasil ditangkap Hendro Kartiko.

Di masa injury time babak pertama, Morientes kembali memberikan ancaman. Tapi, tendangannya kembali bisa ditepis Ravi. hingga babak pertama usai, skor tetap 0-0.

Babak kedua

Memasuki babak kedua, Morientes dan Salgado berganti kostum membela tim Star Indonesia. Namun, Star Legend mampu memecah kebuntuan lebih dulu melalui Andik Vermansah pada menit ke-50. Andik berhasil memanfaatkan kesalahan bek Star Indonesia, Rudolof Yanto Basna. Skor 1-0.

Tertinggal satu gol, tim Star Indonesia mencoba menaikkan intensitas serangan. Peluang emas mereka dapatkan melalui pemain pengganti Martinus Novianto Ardi pada menit ke-66. Tapi sontekannya di depan gawang Star Legend masih belum tepat sasaran.

Star Indonesia akhirnya berhasil mencetak gol pada menit ke-66 lewat kerja sama satu-dua antara Hendra Sandi Gunawan dan Morientes, yang diselesaikan dengan sepakan Hendra. Skor 1-1.

Gendut Dony Christiawan mendapatkan peluang tapi tendangannya masih lemah, sehingga bisa ditangkap Awan Setho Raharjo yang mengawal gawang Star Indonesia di babak kedua.

Memasuki pertengahan babak kedua, para pemain Star Legend yang mayoritas sudah menginjak usia 35 tahun ke atas terlihat fisiknya mulai menurun. Hal itu berhasil dimanfaatkan Martinus untuk membobol gawang pada menit ke-77. Skor berubah 2-1.

Tertinggal satu gol, tim Star Legend mencoba tampil lebih menekan. Namun peluang yang didapatkan melalui sundulan Gendut Dony juga masih bisa dipatahkan oleh Awan Setho.

Star Indonesia di menit-menit akhir pertandingan semakin menguasai jalannya pertandingan. Beberapa kali Morientes mampu mengancam gawang Star Legend. Termasuk tendangan bebasnya di masa injury time babak kedua, yang masih membentur mistar gawang. Hingga pertandingan usai, skor tetap 2-1 untuk Star Indonesia.

www.inovly.com