Dani Alves bukanlah orang yang anti-kritik. Bek Barcelona itu justru menjadikan kritik yang datang kepadanya sebagai motivasi agar dia jadi lebih baik.

Sejak Pep Guardiola meninggalkan klub pada tahun 2012, Barca mengalami penurunan dalam segi performa. Alves dituding sebagai salah satu pemain yang bertanggung jawab atas menurunnya penampilan Blaugrana ini. Kritik dari suporter pun mulai mengarah ke pemain asal Brasil itu.

Persoalan performa itu kemudian membuat Alves dikabarkan akan hengkang pada musim panas ini. Akan tetapi, dia akhirnya memutuskan untuk bertahan di Camp Nou.

Alves menyadari bahwa sebagai pemain dia harus siap berhadapan dengan kritik. Namun, hal itu justru memotivasinya untuk tampil lebih baik dan lebih baik lagi.

"Mereka bicara banyak soal saya di sini, tapi kritik memotivasi saya, itu membuat saya jadi lebih baik. Yang tak boleh Anda lakukan adalah terpengaruh olehnya. Anda harus memanfaatkannya secara positif," ujar Alves di situs resmi FIFA.

"Di klub ini saya punya hak untuk paling tidak mendapatkan sedikit respek: 300 pertandingan dan 12 gelar. Dalam dua tahun terakhir kami bukanlah tim yang hebat, saya sama dengan pemain-pemain lainnya, tapi tanggung jawab tim tak bisa dibebankan kepada satu pemain saja. Kami adalah tim, baik ketika sedang bagus maupun sedang jelek," sambungnya.

"Kami tidak pantas meraih titel musim lalu. Saya ikut bertanggung jawab dan itu membuat saya antusias kembali pada musim ini untuk menjadi pemain yang biasa dilihat suporter," kata pemain bernama lengkap Daniel Alves da Silva ini.

"Saya memberikan segalanya setiap hari. Saya adalah salah satu orang yang bekerja paling keras di sini. Suporter harusnya tidak menilai dari apa yang terjadi di luar lapangan. Mereka harus melihat apa yang saya lakukan di atas lapangan dan tidak khawatir kalau ada video saya sedang berjoget atau foto saya. Itulah hidup saya dan saya melakukan apa yang saya inginkan," ujar Alves.

POSTED BY : BANDAR BOLA