Timnas U-19 Perlu Dimodifikasi - Forum evaluasi terhadap tim nasional Indonesia U-19 telah digelar pada hari ini, Kamis (21/8/2014). Hasilnya, skuat besutan Indra Sjafri itu dinilai butuh dimodifikasi.



Bertempat di Hotel Aston Kuningan Jakarta, forum evaluasi tersebut dihadiri oleh Demis Djamoeddin dari tim HPU, pelatih Indra Sjafri, beserta beberapa panelis forum evaluasi yang ditunjuk oleh BTN, yakni pelatih timnas U-17 Fakhry Husaini dan mantan pelatih timnas U-23 Rahmad Darmawan.

Dalam pertemuan yang berlangsung selama 5 jam itu, Indra diberikan kesempatan untuk memaparkan kondisi timnya serta diberikan masukan-masukan dan saran oleh para panelis tersebut. Sekretaris Badan Tim Nasional (BTN) Sefdin Syaifudin Alamsyah mengatakan pertemuan tersebut banyak hal terkait teknis dan nonteknis.

"Pertemuan tadi itu hanya berdiskusi dan menyampaikan masukan-masukan untuk timnas U-19. Selama ini kan memang memang permainan timnas sudah banyak diantisipasi tim-tim lawan dan rasanya dibutuhkan sedikit modifikasi timnas," ungkap Sefdin.

Pada kesempatan yang sama, Indra mengaku sangat menerima dan mempertimbangkan semua hasil diskusi tersebut. "Di pertemuan itu banyak orang-orang teknis. Mereka katakan bahwa permainan timnas U-19 sudah terbaca. Selama ini memang selalu ditayangkan di televisi dan menjadi pantauan tim-tim lawan."

Tak hanya soal teknis, Indra juga mengaku masalah psikologis turut dibahas. "Masalah psikologis juga dibahas dalam pertemuan tadi. Tentunya ada sebab yang harus kami cari tahu kenapa ada rasa jenuh. Ini akan jadi pekerjaan rumah kami untuk membangkitkan semangat mereka seperti dulu," jelasnya.

Sementara Rahmad Darmawan, yang kini menangani klub Persebaya Surabaya, menyoroti soal transisi permainan timnas U-19 yang ia nilai perlu diperbaiki.

"Secara teknis tidak ada masalah. Mereka sangat bagus dalam penguasaan bola, bahkan saat menghadapi tim-tim yang usianya di atas mereka. Hanya saja menurutnya, para pemain belum benar-benar efektif memanfaatkan peluang. Termasuk pula masih lemah dalam mengantisipasi tim-tim dengan karakter serangan balik yang tajam," analisis RD.

Hasil evaluasi itu sendiri nantinya akan dilaporkan kepada HPU untuk direkomendasikan kepada staf pelatih timnas U-19.