Mettu mengungkapkan, tim Mutiara Hitam masih mempertahankan resep yang diterapkan Jacksen.
Kendati untuk sementara melupakan sosok Jacksen F Tiago, Jajaran pelatih Persipura Jayapura tetap mengingat resep yang dipakai arsitek asal Brasil itu, termasuk ketika menghadapi Persib Bandung di final Indonesia Super League (ISL) 2014 di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, Jumat (7/11).

Persipura lolos ke final usai menaklukkan Pelita Bandung Raya 2-0, sedangkan Persib mengandaskan Arema Cronus 3-1. Asisten pelatih Persipura Mettu Dwaramuri mengatakan, siapa pun tim yang akan menjadi lawan di partai final, sedikit pun tak membuat mereka takut, walau tanpa sosok Jacksen.

“Mau lawan siapa pun, di mana pun kita siap. Prinsip kita, ada pemain tanpa pelatih, kita akan tetap jalan. Kecuali ada pelatih, tapi tidak ada pemain. Tapi untuk saat ini kita lupakan dulu Jacksen. Tanpa dia, Persipura bisa lolos ke final,” kata Mettu.

Mettu mengakui keberhasilan Persipura di musim ini tak terlepas dari polesan tangan dingin Jacksen.

“Saya dan Jacksen sudah enam tahun bersama-sama di Persipura. Jadi saya tahu betul bagaimana cara dia melatih, strategi, dan komunikasinya dengan pemain seperti apa. Jadi keberhasilan Persipura ini salah satunya masih memakai strategi yang pernah diajarkannya,” ungkap Mettu.

Sementara itu, gelandang Gerard Pangkali menambahkan, dirinya dan rekan satu tim sudah berkomitmen untuk mempertahankan gelar juara, walau tanpa pelatih kepala.

“Tanpa Jacksen, Persipura akan tetap jalan. Kami seluruh pemain sudah berkomitmen untuk bersatu, walau tanpa pelatih. Persipura ini adalah organisasi, jadi apapun kondisinya, kami akan terus berjuang menjadi yang terbaik,” tegasnya. (gk-55)
www.sentabet.com