Cerita Dewasa Nana ABG Desa – Beberapa hari yang lalu, disaat waktu luang aku diminta oleh salah satu temen bokap untuk memberikan sedikit ilmu bahasa inggris dan olah vokal untuk anaknya. Bukan les sebenernya karena dalam hal ini aku tidak mau dibayar. Temen bokap ini memang kenal baik denganku. Akupun sering kermhnya untuk sekedar silahturahmi. Rumahnya didaerah pedesaan yang lumayan jauh dari pusat kota. Lumayan jauh memang dari rumahku. Tapi tak masalah.

Nah…karena aku terkadang sering berkunjung itulah,aku jadi akrab dengan Pak Min,sebut saja begitu dan anknya yang bernama Nana. PAk Min ini seorang duda,dan tinggal dirumah hanya dgn putrinya itu. Makin lama aku akrab dengan anaknya itu. Masih duduk di bangku SMA kls 2.

Suatu hari,Pak Min datang kermh dan ngobrol denganku,krn saat itu bokap sedang keluar. Dia bercerita ini-itu,hingga akhirnya PAk Min meminta tolong agar aku mau mengajari Bahasa Inggris dan Olah vokal dlm hal menyanyi krn memang anknya itu suka menyanyi. Akupun setuju. Dan Keesokan harinya,akupun berangkat kerumah Pak Min.

Sesampai disana,ternyata PAk Min sedang keluar dan hanya ada anaknya seorang. Akupun dipersilahkan masuk. Nana saat itu tengah memakai baju ketat dan memakai hot pants pendek dan ketat. Dia bilang baru sja mandi karena udaranya bikin gerah siang itu. Nana pun cuek krn memang saat aku beberapa kali berkunjung,dia memang slalu memakai pakaian sejenis itu.

Pelajaran Bahasa inggris pun dimulai selama kurang lebih 1 jam. Kamipun terkadang bercanda.
Lalu,saat beristirahat sejenak itu kami kembali ngobrol2.

“Lho,ayahnya emang kemana ? Kok blm plg drtd ya ?”,tanyaku.
“Nggak tau,Mas. Biasanya ya sore baru pulang.”,jawabnya.
“Apa nggak bosen atw bete dirumah sendirian?”tanyaku lagi.
“Ya bosen bgt,Mas. Makanya kebetulan ada Mas disini,kan jadi ada temennya.”,sahutnya.

Disela obrolan itu,posisi duduk Nana sedikit ngangkang. hingga nyeplak jelas banget belahan bukit kecil diantara selangkangannya. Dan posisi duduk itu bertahan cukup lama,tampaknya Nana cuek saja dgn posisi duduknya yg udah PW itu,hingga tak menyadari kalau itu membuat naluri alamiah seorang lelaki bisa bangkit.

Disela ngobrol itu,aku sesekali melihat belahan itu. Belum lagi ditambah baju ketat itu yang memperlihatkan belahan dadanya. Aku jadi bingung.

Sumber