Cerita Ngentot Mbak Ratna Aduhay – Minggu siang menjelang sore hari, gerimis baru saja usai. Udara terasa sejuk. Kulangkahkan kakiku menuju mall terdekat.

Sudah lama sekali aku tidak melihat “peradaban”, karena disibukan oleh pekerjaan kantor yang seperti tiada habisnya. Bahkan sabtu kemarin pun aku harus masuk kantor. Sungguh menyebalkan.

Karenanya siang ini, setelah puas menikmati tidur dan baru terbangun setelah matahari lewat tengah hari, kulewatkan sore ini dengan berjalan jalan di mall. Niatku ingin mencari dvd di toko si enci langgananku lalu ke toko buku, siapa tahu ada buku baru yang bagus.

Namun yang terjadi malah aku asik memilih milih baju dan celana. Merk favoritku lagi discount! Sayang bila dilewatkan. Maka dengan antusias kucoba bandingkan beberapa baju.

“ Hmmmmm…bagus bagus semua, bingung nih,” pikirku.

Bolak balik kupadankan beberapa kaos baju dan celana. Dan tanpa kusadari, sepasang mata tak lepas memperhatikanku. Bukan, bukan tatapan penuh curiga Satpam toko, namun sepasang mata keibuan yang menatapku. Hal ini baru kusadari setelah beberapa saat asik mondar mandir di bagian pakaian dan aksesoris pria mall ini. Pernah kan celingukan karena merasa ada orang yang memperhatikan kita? Perasaan inilah yang kurasakan.

“ Aneh, kayaknya ada yang ngeliatin gue nih!” kutebarkan pandanganku ke sekeliling.
“Aah, gak ada tuh! GR banget ya gue?” batinku dalam hati.

Dengan geli hati kulanjutkan windows shoppingku. Akhirnya kuambil baju pilihanku dan segera berbalik untuk bergegas ke kasir, namun ..upssss! hampir saja aku menabrak seseorang.

“Eh, aduh, ma..maaf bu” ujarku spontan.
“Oh, gak apa apa kok mas…” balasnya sambil tersenyum kecil.
“Wihhh..manisnya senyum si ibu ini, wangi pula hmmm…”

Batinku sesaat kuteringat guru bahasa inggrisku yang cantik dan jadi favorit murid laki laki, Bu Eli, waktu di smp dulu. Kubalas senyumnya

Sumber