Cerita Ngentot Kupaksa Cowokku Melayaniku – Suatu hari, aku lagi-lagi sedang tak ada jadwal kuliah pagi. Dan kebetulan bibi juga sedang arisan dengan sesama ibu-ibu dari tempat kerja Ical. Bibi bilang padaku untuk jangan lupa memasak untuk makan siang. Karena mungkin bibi pulang agak sore, karena sekalian mau belanja bareng sama ibu-ibu arisan ke Mal M. Kesempatan bathinku untuk bersantai, sekalian menunggu pangeranku pulang kerja. Nanti sekitar pukul 9 pagi. Tanpa berharap terjadi apa-apa sih… karena masak iya mau melakukan ‘hal itu’ di rumah. Geli juga bathinku.

Setelah puas bersantai di depan TV sambil menonton acara gossip artis, aku putuskan untuk mulai memasak. Sengaja pintu depan tak kukunci, takut sewaktu-waktu pangeranku pulang. Aku naik ke atas untuk berganti pakaian dengan kaus terusan panjang berwarna putih, namun seksi karena hanya sedikit menutupi pahaku. Bisa dipastikan bila aku sedikit saja membungkuk, celana dalam merah seksi ber-renda-ku pasti terlihat menyembul dengan bongkahan pantat montok yang tersembunyi dibaliknya. Aku tak mengenakan pakaian bawahan apa-apa lagi.

Karena biar leluasa memasak fikirku. Dan memudahkan bila harus bolak-balik jongkok berdiri saat mengolah makanan. Namun mungkin terselip juga niatan nakalku untuk sedikit menggoda Mangci Zul saat dia datang nanti. Lucu juga membayangkan ekspresi mukanya bila melihatku berpakaian seperti ini. Padahal selama ini toh semua lekukan tubuh putih mulusku telah dilihatnya. Namun tetap aku berniat menggodanya. Biar saja, dia khan kekasihku.

Tanpa kusadari sudah cukup lama mungkin, ternyata beliau sudah pulang, langsung masuk ke rumah karena melihat pintu tak terkunci, berdiri sambil memperhatikanku memasak. Ehmm.. ehmm, si cantik lagi masak. Sapaannya mengagetkanku. Lalu aku menoleh, emmmh.. chayankku udah pulang. Sambutku mesra padanya. Lalu dia beranjak menghampiriku dan memelukku dari belakang. Aduh senangnya hatiku.

Sumber