Bayern Munich mendapatkan perlawanan sengit dari Eintracht Braunschweig. Thomas Muller menilai ini menjadi sebuah tes yang bagus untuk timnya menjelang melawan Real Madrid di babak semifinal Liga Champions.

Menyambangi markas Braunschweig di Brunswick, Sabtu 19 April 2014, Bayern harus kerja keras untuk memetik tiga angka. Kemenangan diraih berkat gol dari Mario Mandzukic dan Claudio Pizzarro, 15 menit menjelang laga usai.

Dan pemain internasional Jerman itu merasa, pertandingan ketat seperti melawan Braunschweig sangat penting untuk timnya yang akan menyambangi markas Santiago Bernabeu di leg pertama babak semifinal Liga Champions.

“Ini adalah sebuah tes yang bagus untuk kami, khususnya mengenai kekuatan fisik pemain,” kata Muller, kepada wartawan setelah pertandingan, seperti diberitakan Goal, Minggu (20/4/2014).

“Kami terus bertarung. Itu merupakan pertandingan yang menegangkan dan atmosfirnya sangat bagus. Kami tidak bermain bagus, tapi sulit melawan tim seperti ini di lapangan. Kami bertarung dengan baik dan kami bermain dengan sabar,” lanjutnya.

Pelatih Pep Guardiola memuji permainan Braunschweig sepanjang pertandingan, tapi mengatakan sangat puas dengan hasil yang didapat pasukannya dalam pertandingan ini.

"Braunschweig bermain dengan penuh hati dan hasrat jadi ini bukan sebuah kemenangan mudah. Kami bertarung. Di babak kedua, kami mengontrol pertandingan. Kami menang dan kami puas,” pungkas Pep.