Borussia Dortmund kembali tunduk di hadapan Bayern Munich dan tak mampu merebut trofi DFB-Pokal, setelah sang juara bertahan merengkuhnya kembali dengan skor 2-0 melalui babak perpanjangan waktu. Bayern pun 'mengkawinkan' gelar Bundesliga dan DFB-Pokal

Babak Pertama

Mengenakan jersey 2014/2015, Bayern Munich menurunkan skuad terbaiknya minus Mario Mandzukic yang tak didaftarkan untuk pertandingan ini yang semakin menguatkan isu seputar kepergiannya dari Allianz Arena. Josep ‘Pep’ Guardiola menurunkan Pierre Hojbjerg dan Thomas Muller di depan.

Sementara Jurgen Klopp, menurunkan susunan pemain terbaiknya, termasuk Robert Lewandowski yang akan berseragam Die Roten musim depan. Marcel Schmelzer pun sudah dimainkan, setelah sembuh dari cedera menggantikan Erick Durm.

Permainan cepat dan menusuk, langsung diperagakan Philipp Lahm dkk di pertandingan bertajuk Der Klasikker ini. Tendangan keras Muller yang menghujam langsung muka Roman Weidenfeller, menjadi bukti keinginan Bayern ‘mengawinkan’ gelar Bundesliga dengan DFB-Pokal.

Memasuki menit 30, serangan masih silih berganti dilakukan kedua tim di Olympiastadion Berlin ini. Pertandingan ini juga disaksikan langsung oleh pelatih Timnas Jerman, Joachim Low yang menyaksikan sejumlah pemain Jerman yang tampil seperti halnya, Weidenfeller, Matt Hummels, Marco Reus, Tony Kross dll.

Die Roten tetap setia memainkan bola-bola pendek dan menguasai pertandingan, mengurung pertahanan Die Borussen yang bermain dengan serangan balik mengandalkan kecepatan Reus dan kelihaian Lewandowski dalam mengontrol bola.

Hojbjerg! Hampir, pemain muda asal Denmark ini mencetak gol untuk Bayern di penghujung babak pertama. Berspekulasi dari kiri pertahanan Dortmund, tendangannya masih melebar. Pun sama, semenit berselang Lewandowski berhasil mengelabui pemain bertahan Bayern dan tendangannya hanya melambung tinggi. Skor kacamata pun mengakhiri babak pertama

Babak Kedua

Dortmund di babak kedua ini, masih kesulitan membangun serangan dengan baik dan menusuk ke kotak penalti Bayern. Kehadiran Javi Martinez yang menggantikan Bastian Schweinsteiger disinyalir menjadi kunci kokohnya lini tengah raksasa Bavarian tersebut.

Peluang nyata baru terjadi di menit 55. Franck Ribery yang berlari kencang di sisi kanan pertahanan Dortmund, mampu mengumpan bola dengan baik ke tengah kotak penalti. Bola disambut Muller, namun akibat gangguan yang diberikan Hummels, bola masih dapat diamankan Weidenfeller.

Penalti? Tidak, wasit hanya menunjuk pelanggaran pemain Bayern atas Lewandowski di luar kotak penalti di menit 59. Berawal dari kesalahan Manuel Neuer membuang bola yang justru mengarah kepada Henrikh Mkhitaryan. Bola dilanjutkan kepada Lewandowski yang dilanggar tepat diluar kotak 16.

Insiden gol hantu terjadi di menit 61. Berawal dari tendangan bebas, Hummels yang tampaknya offside, berhasil menyundul bola ke gawang yang kosong. Dante mampu membuang bola, namun para pemain Dortmund menyangkalnya dan telah menganggap bola telah masuk ke dalam gawang, sebelum disapu Dante. Wasit Florian Meyer tetap pada keputusannnya dan skor tetap sama kuat, 0-0
.
Oliver Kirch! Pemain yang masuk menggantikan Mkhitaryan ini mampu membuat Neuer harus terbang menepis bola di menit 72. Bergerak dan membawa bola ke tengah, pemain muda Jerman ini berspekulasi dengan baik.

Pertandingan berlangsung panas di bawah guyuran hujan yang membasahi Olympistadion. Terbukti wasit Florian Meyer sudah mengeluarkan tiga kartu kuning untuk tiga pemain Bayern, yakni Jerome Boateng, Kroos, dan Hojbjerg. Hingga habis waktu normal, skor tetap 0-0 dan pertandingan dilanjutkan ke babak tambahan.

Babak Perpanjangan Waktu

Tak hanya Low yang menyaksikan pertandingan ini, aktor terkenal Amerika Serikat, Tom Hanks pun ikut menyaksikan pertandingan ini dari tribun. Kembali lagi ke pertandingan, berlanjutnya babak hingga babak tambahan membuat beberapa pemain mengalami kram akibat kelelahan otot.

Tak memiliki banyak opsi di bangku cadangan, Guardiola menurunkan bek kawakan asal Belgia, Daniel Van Buyten untuk menggantikan Hojbjerg di menit 102. Indikasi sepertinya diperlihatkan Pep untuk melanjutkan babak dan mempertaruhkan gelar di adu penalti, karena Van Buyten sejatinya adalah pemain bertahan.

Robben! Lagi, pemain asal Belanda ini menjadi ‘mimpi buruk’ Dortmund di menit 107. Ya, winger asal Belanda tersebut seakan mengulang kejadian di final Liga Champions musim lalu saat mencetak gol penentu.

Kali ini proses gol tercipta kesalahan Weidenfeller yang terlalu kencang melempar bola kepada Schmelzer, bola direbut Boateng yang langsung diberikan kepada Robben yang tanpa ampun menendang bola tersebut. Sempat terpantul Weidenfeller, bola masuk ke dalam gawang, 1-0 Bayern unggul.

Bermain full defend, Bayern justru mampu mencuri gol kembali melalui serangan balik. Adalah Muller yang berhasil mengelabui Weidenfeller dan mencetak gol kedua Die Roten. Hingga akhir laga, Dortmund tetap tak mampu mencetak gol dan menerima fakta trofi DFB-Pokal kembali diraih Bayern Munich dengan skor 2-0.

Susunan Pemain:

Borrusia Dortmund: Roman Weidenfeller, Matt Hummels, Sokratis Papastathopoulos, Lukasz Piszczek, Marcel Schmelzer, Nuri Sahin, Milos Jojic (Pierre Erick Aubameyang 83’), Henrikh Mkhitaryan (Oliver Kirch 60’), Marco Reus, Kevin Grosskreutz (Jonas Hofmann 110’), Robert Lewandowski

Bayern Munich: Manuel Neuer, Philipp Lahm (Frank Ribery 30’ – Claudio Pizzaro 109’), Rafinha, Jerome Boateng, Dante, Arjen Robben, Javi Martinez, Tony Kroos, Mario Gotze, Thomas Muller, Pierre Hojbjerg.





SUMBER