Terkadang instruksi seorang pelatih tak selamanya mampu ditelan mentah-mentah oleh pemainnya. Terbukti apa yang dialami Frank Ribery, yang mengaku kurang senang dengan strategi rotasi yang diterapkan oleh sang pelatih, Josep Guardiola.

Sejak memenangkan gelar Bundesliga akhir Maret lalu, Raksasa Bavarians memilih untuk meninggalkan pemain kunci di bangku cadangan. Dengan kata lain agar bisa fokus ke Liga Champions dan DFB Pokal.

Ribery mengakui bahwa situasi itu merupakan hal yang tidak biasa menurutnya dan merasa bahwa penampilannya terperangaruh oleh kebugarannya. Terbukti hal itu bisa disaksikan ketika Die Roten harus tersingkir oleh Real Madrid demi bisa mempertahankan gelar Liga Champions yang mereka rebut tahun lalu.

“Terkadang anda, terkadang juga anda berada di bangku cadangan dan kadang-kadang Anda hanya ditinggal di rumah,” ucap Ribery kepada kicker.de, Jumat 16 Mei 2014.

"Itu adalah situasi yang baru bagi kami. Secara pribadi, saya harus bermain di tiap pertandingan. Saya butuh lima atau enam pertandingan sebelum mungkin mengambil istirahat, tapi setelah hanya satu pertandingan,” tutup Ribery.