Cerita Dewasa Satu Jam Paling Berharga – Berawal dari pekerjaanku yg hanya sebagai sekretaris direktur utama di sebuah perusahaan besar di Bandung. Pekerjaanku sangatlah mudah ketimbang sekretaris” lain. Aku hanya duduk tenang di meja kerjaku dan menunggu tugas dari bos. Kebetulan bosku ini orangnya sangat rajin dan senang bekerja jadi pekerjaanku sebagai asistennya yg seharusnya selalu sibuk malah terbalik. Keadaan ini terlihat seperti akulah yg menjadi bosnya.

Bosku ini adalah sosok laki-laki yang sangat sempurna. Bagaimana tidak, ia diberkahi paras yang tampan, hati yang baik, otak yang sangat encer dan ditambah lagi uang yang melimpah. Jika bicara kekayaannya, mungkin bisa untuk membeli seluruh Gym di Bandung. Tapi sayangnya saat ini dia masih dihadapkan dengan masalah yang sangat sulit. Pernikahannya sudah diambang perceraian. Akhir” ini juga ia terlihat sangat pucat dan tidak bergairah sama sekali.

Perusahaan tempatku mencari nafkah ini bergerak di bidang teknologi. Jadi setiap saat harus ada ide yang muncul dari otak karyawan agar bisa bersaing dengan barang impor. Maka dari itu aku sangat beruntung bisa bekerja di sini karena aku hanya lulus SMA dan syarat bekerja di sini minimal S1. Tapi saat itu bosku melihat bakatku dalam mengetik dengan cepat dan ia tertarik untuk mengajakku untuk menjadi sekretarisnya. Tidak perlu pikir panjang aku langsung menerima ajakannya yg menggiurkan itu. Hitung” juga membantu ayah mencari nafkah. Lumayan gaji yg diberikan cukup untuk melanjutkan pendidikanku.

Hari itu adalah awal tahun dan perusahaan ingin membuat inovasi baru. Jadi karyawan-kayawan di perusahaan tersebut harus kerja ekstra keras untuk mendapat ide yang cemerlang. Aku juga jadinya kena imbas. Walaupun aku hanya sebagai asisten, tapi aku harus terus melayani keinginan bos yg setiap harinya terus bertambah. Apalagi seminggu kedepan banyak meeting yg diadakan bos untuk membicarakan hal tersebut. Tenaga dan mentalku pun harus dipaksakan untuk membantu bos yg selama ini baik denganku.

Sumber