MUNICH – Bayern Munich menyebutkan bahwa Toni Kroos menolak perpanjangan kontrak yang mereka ajukan. Hal ini menjadi alasan mengapa pemain yang sukses mengantarkan Jerman menjuarai Piala Dunia 2014 lalu itu akhirnya dijual ke Real Madrid.

Kroos bergabung dengan skuad asuhan Carlo Ancelotti itu pada pekan-pekan awal dibukanya bursa transfer musim panas ini. Madrid diberitakan harus mengeluarkan dana senilai 25 juta pounds untuk mendapatkan jasa pemain berusia 24 tahun itu.

Presiden klub berjuluk FC Hollywood, Karl Hopfner menyatakan bahwa penjualan Kroos merupakan sesuatu yang memiliki alasan yang cukup kuat. Sebab, pemain lulusan akademi Munchen tersebut telah menolak untuk memperpanjang kontraknya bersama klub yang bermarkas di Allianz Arena itu.

Sebelum akhirnya memutuskan untuk hengkang ke Madrid, Kroos sebenarnya masih memiliki kontrak bersama Munich hingga tahun 2015 mendatang. Jika kontraknya tidak diperpanjang, maka pemain yang sempat dipinjamkan ke Bayern Leverkusen itu dapat pergi dengan status bebas transfer pada musim panas 2015.

Hal ini sangat tidak diinginkan oleh pihak klub pengoleksi 24 gelar Bundesliga itu. Karena itulah mereka memutuskan untuk melego Kroos ke Madrid.

“Toni (Kroos) tidak ingin memperpanjang kontraknya bersama kami, yang berarti dia bisa dengan bebas pindah pada tahun 2015 dan klub menjadi tujuannya tidak perlu mengeluarkan biaya transfer,” jelas Hopfner, seperti dilansir Marca, Sabtu (13/9/2014).

“Ini berarti penjualannya merupakan keputusan yang sangat tepat. Saya tidak ingin dia pergi dari sini, namun dia telah memilih untuk meninggalkan kami. Kini, saya hanya dapat mendoakan Toni agar mampu lebih berkembang dan berprestasi bersama klub barunya saat ini,” tutupnya.

Sumber