Jerman memang menjadi jawara dunia, setelah berhasil mengalahkan Argentina di final Piala Dunia kemarin. Meski berstatus juara, Manuel Neuer yang merupakan kiper Jerman dan Bayern Munich, tak merasa mendapatkan keuntungan dari status tersebut.


Status juara dunia tak memberikan keuntungan bagi Manuel Neuer (Foto: Reuters)

“Semuanya mulai dari awal lagi. Menjadi juara dunia tidak memberikan Anda keuntungan apapun. Saya sadar ini di pertandingan melawan Argentina (persahabatan) dan Schalke (Bundesliga), mungkin ini hal bagus,” kata Neuer saat diwawancarai Suddeutsche Zeitung, Kamis (11/9/2014).

Kiper berusia 28 tahun itu pun lebih lanjut membicarakan soal insiden di Piala Dunia lalu, saat ia berhadapan satu lawan satu dengan penyerang Argentina, Gonzalo Higuain. Kala itu Neuer melakukan penyelamatan yang diperdebatkan, karena melanggar Higuain dan seharusnya penalti.

“Tentu saja saya melihatnya (Higuain), namun selalu sama seperti biasanya: saya harus membuat keputusan dan jika saya memutuskan untuk mengambil bola. Penting untuk saya mengamankan bola terlebih dahulu, dan memecahkan situasi. Namun saya juga sadar melukai Higuain yang mana saya tidak menginginkannya,” terang Neuer.

Guna menutup wawancara, Neuer membicarakan gaya bermainnya yang bak seorang sweeper dalam menyapu bola yang tak dapat diraih barisan bertahan. Hal yang disukai pelatihnya di Bayern, Josep ‘Pep’ Guardiola. Ia juga mengomentari keputusan klub untuk mendatangkan Pepe Reina.

“Saya pikir bukan pertanyaan dia (Pep) suka atau tidak, namun ia ingin saya seperti ini. Gaya saya sesuai dengan filosofi sepakbola Bayern. Kedatangan Reina merupakan hal baik untuk klub yang tak ingin mengambil resiko, dan kami memiliki tiga penjaga gawang tangguh,” tuntasnya.