Cerita Dewasa Cewek Aneh dan Misterius – Aku sedang bertugas di kota Malang untuk menyelesaikan auditing sebuah perusahaan di sana. Aku menginap di sebuah hotel di jantung kota bersama 2 rekanku, Andrey dan Erik.

2 hari di kota itu, pekerjaan kami sudah selesai, waktu masih sehari lagi. Maka kami sepakat untuk menghabiskan waktu di kota dingin itu. Seperti layaknya anak muda lain, waktu malam yang sepi dan dingin kami berminat membooking cewek-cewek nakal Malang yang amat terkenal.

Namun malam itu aku tak ada niat untuk berfoya-foya, sebab hatiku sedang gundah memikirkan nasib dan masa depanku. 3 kali pacaran gagal terus dan semuanya gara-gara cewekku selingkuh dengan cowok lain. Karena di Malang banyak tempat untuk tirakat, maka aku ingin memanfaatkan malam terakhir di kota itu untuk nyepi dan bersemedi. Keinginan itu kuutarakan kepada teman-temanku. Semula mereka memang tidak setuju, sebab mereka ingin bersenang-senang.

“Ya kalian bersenang-senanglah,” kataku sambil tertawa.
“Biar aku yang memanfaatkan malam terakhir ini untuk menyatukan jiwaku dengan alam.” kataku lagi.

Kini gantian mereka yang tertawa, menertawakan kebodohanku.

“Kamu mau nyepi dimana Son?” tanya Andrey.
“Besok kita kembali ke Surabaya jam 6 pagi lho!” timpal Erik.
“Tak masalah, aku akan ada di sini jam 5 pagi, OK,” jawabku sambil mengenakan jaket kulitku. Terus aku pergi sambil tertawa.

Dengan menggunakan jasa angkutan umum aku mencapai wilayah Kecamatan Singosari hanya dalam waktu 30 menit. Sebelum melintas rel kereta api sebagai tanda memasuki kota kecil itu, aku pun turun persis di depan pos polantas. Dari situ aku berjalan sedikit dan kemudian membelok mengikuti arah rel kereta api. Tak lama kemudian sampailah aku di sebuah pemandian alam di Desa Watugede. Konon, kolam itu dulu merupakan tempat mandi Ken Dedes, janda kembang Akuwu Tunggul Ametung yang kemudian dinikahi oleh Ken Arok.

Sumber