Menaklukkan Arsenal di laga pertama grup Liga Champions seharusnya menjadi titik balik Borussia Dormund di Bundesliga. Namun yang terjadi justru sebaliknya, Die Borussen justru gagal meraih kemenangan di tiga pertandingan beruntun.

Roman Weidenfeller dkk kalah 2-0 dari FSV Mainz, bermain imbang 2-2 dengan VfB Stuggart dan kalah 2-1 di pertandingan bertajuk Revierderby atau derby Ruhr melawan Schalke. Gawang Weidenfeller pun hanya mencatatkan dua clean sheets alias tidak kebobolan musim ini.

Keadaan ini tak pelak membuat salah satu bek kiri tim angkat bicara. Marcel Schmelzer merasa timnya tahu bagaimana bertahan dengan baik, namun di satu sisi ia tak dapat menjelaskan mengapa timnya tak dapat melakukannya.

“Sulit untuk menemukan penjelasan darinya (pertahanan). Tapi kami tahu bahwa kami bisa menjaga clean sheet, dan kami dapat meraihnya melawan Mainz, Stuttgart atau Schalke. Namun ada satu dua situasi di mana kami tak sepenuhnya fokus, mungkin kurang percaya diri untuk mengamankan gawang,” terang Schmelzer di laman resmi klub, Kamis (2/10/2014).

Bek kiri berusia 26 tahun itu pun meminta kepada rekan-rekannya untuk fokus dan tak kebobolan banyak gol lagi di laga-laga berikutnya. Schmelzer menjelaskan timnya harus terus menekan lawan untuk memperkecil peluang lawan untuk mengembangkan permainannya.

“Kami harus berhenti kebobolan banyak gol, terutama seperti pekan lalu yang tidak berjalan kami – fokus bertahan di momen krusial, terutama di daerah pertahanan sendiri. Kami harus fokus di 90 menit pertandingan lainnya dan tidak takut berbuat kesalahan. Kami harus membatasi mereka di daerah pertahanan mereka,” tuntasnya.