GELSENKIRCHEN - Setelah resmi menukangi Schalke 04, mantan pelatih Chelsea, Roberto Di Matteo mengaku senang dengan kualitas penyerang dalam skuad besutannya. Hal tersebut ia lontarkan jelang laga debutnya di Bundesliga melawan Hertha Berlin, pada Sabtu (18/10/2014) WIB.

Sebelumnya, juru taktik berpaspor Italia itu ditunjuk untuk menggantikan Jens Keller di awal Oktober 2014, setelah start buruk klub berjuluk The Royal Blues dalam kampanye Bundesliga. Sebagai bukti, mereka hanya mampu mengemas dua kemenangan dari tujuh laga yang telah dilakoni.

Di Matteo yang sukses membawa trofi Liga Champions 2012 ke Stamford Bridge, menilai lini serang timnya kini memiliki kualitas yang cukup mumpuni. Meskipun ia mengetahui, untuk tampil impresif dibutuhkan koletifitas tim yang solid.

”Saya menyaksikan beberapa pertandingan Schalke dan mendapat beberapa ide. Saya pikir potensi menyerang tim sangat besar, tapi kami harus memperbaiki organisasi kami,” kata Di Matteo, seperti diberitakan Soccerway, Jumat (17/10/2014).

Seperti diketahui, sejumlah striker berkelas dunia seperti Klaas-Jan Huntelaar, Julian Draxler, Kevin-Prince Boateng, Max Mayer dan Sidney Sam merupakan bomber yang tak perlu diragukan lagi. Meski begitu, Di Matteo tetap menekankan para pemainnya agar bermain sebagai tim.

”Seperti yang saya katakan, ini selalu tentang tim. Para pemain harus bekerja untuk tim. Dalam skuad ada beberapa pemain kunci yang harus membantu tim dan memberikan semua kualitas mereka untuk tim, bukan hanya untuk diri mereka sebagai individu,” sambungnya.

”Ada banyak pemain di skuad kami, bukan hanya Julian, Kevin atau Benni Howedes. Ini semua tentang tim, bukan hanya pemain tunggal,” tutupnya.

Sumber