Cerita Seks Pengalaman Di Hotel – Nama saya M. Ryo. Teman-teman biasa memanggil saya dengan Ryo karena nama M saya susah sekali untuk diingat Saya besar di kota BL tapi bukan penduduk asli kota BL karena pekerjaan orangtualah yang mengantar saya sampai di kota tersebut. Cukup lama saya mengikuti kisah-kisah cerisex sejak di bangku kuliah dimana saya anggap kisah-kisah di cerisex cukup membantu saya dalam hal urusan seks.

Memang saya tergolong orang yang memiliki nafsu seks yang tinggi sehingga saya sering mencari partner wanita yang bisa menerima penyaluran nafsu saya. Tapi walaupun begitu saya lebih tertarik melakukannya dengan wanita yang bisa betul-betul menikmati rasanya bercinta, bukan karena membeli di tempat-tempat prostitusi. Rasanya bagi saya berbeda sekali, saya kurang bisa menikmati rasa bercinta di tempat-tempat prostitusi dan hal tersebut sudah pernah saya lakukan sebanyak 2 kali di tempat prostitusi yang berbeda.

Sering kali saya memberikan bacaan dari cerisex kepada rekan-rekan wanita saya yang terbilang ‘dekat’ dengan saya. Salut untuk cerisex yang tetap eksis menyajikan bacaan seputar pengalaman sex ;D Berikut ini saya ingin berbagi pengalaman saya kepada rekan-rekan cerisex tentang pengalaman sex saya dengan mantan pacar saya yang saya anggap pengalaman ini paling berkesan di antara pengalaman sex saya yang lain.

Kota BL, Senin-31 Desember 2001 Pukul 13.00

Sama-samar kudengar suara hujan dari kamar hotel yang kubooking bersama teman-teman untuk acara tahun baru nanti malam. Kupandangi kamar yang bertarif 700 ribu dengan pandangan kagum dan bangga karena bisa menginap di hotel mewah bintang lima yang baru berdiri sejak 5 bulan yang lalu. Interior yang mewah dan suasana yang romantis serta ciri khas kebudayaan daerah yang jelas terpampang membuatku merasa nyaman untuk tinggal di kamar berduaan dengan pasangan, begitu yang terlintas di benakku.

Perlahan saya bangkit dari tempat tidur berukuran king size yang telah kududuki selama 5 menit. Pandanganku yang semula menonton acara MTV kualihkan ke arah jendela. Saya berjalan menuju jendela, memandang keluar melihat kotaku yang disiram oleh hujan yang telah berlangsung selama selama dua pekan. Dingin hujan ditambah dengan dinginnya AC membuat diriku merasa bergolak untuk menikmati kehangatan dari seorang wanita yang telah lama menjadi partnerku untuk urusan sex.

Sumber