Kubu AS Roma tengah keheranan. Heran dan bingung mengapa salah satu pilar mereka, Mattia Destro, bisa diputuskan dijatuhi sanksi larangan di tiga laga Serie A. Roma pun risau lantaran tak tahu aturan apa yang dipakai untuk memvonis Destro.

Destro dikenai sanksi tiga laga setelah disebut terbukti dalam investigasi lanjutan usai terjadi perkelahian dengan difensore Cagliari, Davide Astori pada giornata ke-32 akhir pekan lalu.

Sedianya arbitro (wasit) Davide Massa yang memimpin laga, sudah mendakwa Astori sebagai perkelahian dan dikenai kartu kuning. Namun Badan Peradilan Olahraga Italia yang melanjutkan pemeriksaan, malah memberi sanksi pada Destro.

Jelas pihak Giallorossi terkejut. Melalui Direktur Umum Mauri Baldissoni, manajemen Roma menyampaikan keberatannya pada vonis Destro, “Kami syok dan prihatin atas peran badan peradilan yang mengambil bagian penting kami di fase final musim ini,” ketus Baldissoni.

“Wasit sudah mengevaluasi situasi dan memutuskan untuk menghukum bek Cagliari dengan menghadiahkan tendangan bebas untuk Roma. Namun ada orang lain yang menilai situasi itu secara terpisah dan sekarang kami malah dihukum dengan tayangan lambat rekaman lagi,” imbuhnya.

“Kami tidak tahu (vonis Destro) berdasarkan aturan apa dan dari mana. Ada insiden lain di hari yang sama yang layak diputuskan secara berbeda dari yang diputuskan wasit, tapi malah tak terjadi apa-apa. Siapa yang memutuskan insiden mana yang layak dievaluasi lagi dengan tayangan ulang atau memunculkan debat di televisi?,” tuntas Baldissoni.