Performa menanjak diperlihatkan AS Roma musim ini. Setelah musim lalu hanya mampu finis di peringkat keenam klasemen akhir, kini mereka menjelma sebagai tim yang berada di jalur juara serie A.

Keadaan ini tentu tak bisa dilepaskan dari sentuhan tangan dingin allenatore, Rudi Garcia yang sukses memoles Serigala Ibu kota hingga seperti sekarang. Pembelian pemain yang tepat, didukung dengan racikan strategi akurat, menjadi ciri khas dari eks pelatih Lille ini.

AS Roma kini berada di peringkat dua klasemen sementara hingga giornata 33 dengan poin 79, selisih delapan poin dari pemuncak klasemen, Juventus. Meski tak berada di puncak, tapi sisi baiknya adalah Francesco Totti Cs berpeluang tampil di level Eropa musim depan.

Wajar bila AS Roma begitu mendambakan satu tempat di Liga Campions, mengingat Roma sudah absen dari Liga Champions dalam tiga musim terakhir. Kali terakhir Giallorossi tampil di kompetisi tertinggi antarklub Eropa itu adalah di musim 2010/2011 di mana langkah mereka cuma sampai babak 16 besar.

Sebagai ganjaran atas semua prestasi Garcia, pihak klub berencana akan siap menawarkan proposal perbaruan kontrak. Tak hanya itu, tambahan gaji pun siap digelontorkan manajemen untuk bisa membuat nyaman di pelatih di Ibu kota Italia itu, seperti dilansir TribalFootball.

Sejatinya, kontrak Garcia akan berakhir di akhir musim depan. Untuk memagari kepergiannya, klub diberitakan akan menambah masa bakti selama empat tahun lagi.

Dan, berbicara gaji, saat ini Garcia menerima gaji sebesar 1,3 juta euro per musimnya atau sekira Rp20 miliar. Bila nantinya semua kesepakatan kontrak tercapai, klub bakal menambah gajinya menjadi 2,5juta euro, atau setara dengan Rp4 miliar semusimnya.