Setelah beberapa waktu diklaim jadi liga yang membosankan, Serie A musim ini terbilang lebih seru. Rivalitas Juventus dan AS Roma di jalur perburuan gelar masih sengit hingga mendatangkan kesan positif dari sejumlah banyak orang, salah satunya legenda hidup Fabrizio Ravanelli.

Eks-attaccante Juventus dan tim nasional Italia itu mengaku terkejut dengan performa kedua tim yang tentunya, tak lepas dari pengaruh dua sosok di belakang layar – Antonio Conte dan Rudi Garcia.

Ravanelli terkesan dengan Conte yang selalu memperlihatkan gairah tanpa henti dan selalu lapar kesuksesan, kendati segala gelar domestik sudah dicicipinya bersama Bianconeri di beberapa musim terakhir.

“Saya sangat terkejut dengan kedua tim. Tapi Conte merupakan pelatih hebat dan selalu punya rasa lapar untuk sukses, walau dia sudah memenangkan segalanya,” tutur Ravanelli, sebagaimana dikutip OndaLibero, Selasa (22/4/2014).

Menyoal Giallorossi dan Garcia, Ravanelli menyebut performa tim Ibu Kota itu sebagai sebuah “wahyu” yang datang guna menyemarakkan Serie A yang ilhamnya datang dari sosok Garcia. Pun demikian, nampaknya Ravanelli masih menganggap Juve yang akan mengklaim gelar, sementara kans terbesar Roma untuk mencuri Scudetto baru akan datang musim depan.

“Buat saya, Roma seperti wahyu. Saya pikir semua orang sempat mengira Napoli akan jadi tim yang bisa menekan Juve. Namun (direktur olahraga Walter) Sabatini membuat pilihan tepat dengan merekrut Garcia,” lanjutnya.

“Di awal musim, dia mengubah beberapa hal dan membawa kesolidan dalam tim. Dia juga mampu beradaptasi dengan sepakbola Italia. Mereka kurang beruntung menghadapi Juve yang tengah luar biasa, tapi saya pikir mereka bisa memulai siklus kesuksesan (musim depan),” tuntas Ravanelli.